Touring Lintas Riders JKT-Anyer-Carita Part-1

My Pulsy with Sunset - So sweet...
Pertama gue mengucapkan thanks banget buat teman-teman ‘Independent Bikers Club’ (IBC) untuk bisa sharing pengalaman safety riding. Terutama Bro Edo Rusyanto (Pengurus RSA-Road Safety Association) yang telah memberikan buku hasil karyanya “Industri Sepeda Motor: Ditengah Maraknya Klub dan Komunitas Motor” sebuah buku yang memuat begitu banyak informasi tentang industri motor ditanah air serta berbagai klub dan komunitas motor di Indonesia.
Yup, sesuai dengan judulnya ‘Touring Lintas Riders’, kenapa lintas riders? Karena memang touring kali ini agak berbeda dengan touring sebelumnya, jika pada touring sebelumnya para riders cenderung menggunakan jenis motor yang sama, maka pada kali ini jenis motor yang ditunggangi berbeda-beda, sebut saja selain Pulsy 200 dan 180, ada juga Vixy, Scopy, Thundy, Jupy, Revy, Trily ampe Skuty juga ada loh, so… lengkap banget kan…
Mereka tergabung dalam ‘Independent Bikers Club’ (IBC) para member IBC didominasi para pekerja media terutama yang tergabung dalam group ‘Investor Daily’ sebuah harian yang fokus pada pemberitaan seputar bisnis dan investasi. Btw komunitas yang diketuai Bro Edo Rusyanto ini berdiri pada 30 Desember 2006, beralamat di Jl. Garnisun Dalam No.8 – Hotel Aston Sudirman, Jakarta.

Me & Bro Edo Rusyanto
Night Riding
Touring yang aman memang sebaiknya dilakukan pada siang hari disaat seluruh tubuh dalam kondisi terjaga dan konsentrasi dapat maksimal. Namun pilihan untuk melakukan perjalanan pada malam hari juga bukan pilihan buruk, selain dapat terhindar dari kemacetan jalan, suasana dingin hembusan angin malam juga bisa menambah sensasi tersendiri.
Keberangkatan awal dari Apartemen Aryaduta, kita kumpul Jam 23.00 setelah Registrasi dilanjutkan Briefing dan Berdo’a kita berangkat dengan Rute: Aryaduta – Tanah Kusir – Bintaro – Tikum I (Parigi) – Alam Sutera – Tikum II (Tiga Raksa) – Tikum III (Serang) – Tikum IV (Cilegon) – Anyer – Carita.
Dipertengahan jalan salah satu rekan touring Bro David terjatuh dikarenakan kontur jalan yang tidak rata, kondisi pengaspalan jalan yang memiliki beda ketinggian 6-10 cm dapat membahayakan bikers, ditambah dengan kondisi jalan yang licin karena diguyur hujan membuat ban depan motor Bro David selip. Akhirnya kita semua berhenti untuk cek keadaan fisik Bro David diklinik 24 jam yang berada tdk jauh dari TKP, hasil pemeriksaan Bro David mengalami luka ringan dibeberap bagian tangan dan kaki (knee). Hikmah dari kejadian ini tentunya membuat para riders ‘kudu’ serius memperhaikan safety gears (Mis: Helm-SNI/DOT/Snell, Jaket, Sarung tangan, Elbow & Knee Protector, Sepatu, dll.) agar potensi cedera dapat ditekan seminim mungkin.
Touring malam hari dengan ditemani hujan sepanjang perjalanan selama kurang lebih 6 jam (campur istirahat) memang menjadi tantangan tersendiri. Pengalaman touring dengan jarak pandang terbatas, cuaca dingin, badan basah menggigil karena jaket water proof merk Consina-pun sdh tak mampu lagi membendung terpaan hujan deras dan angin kencang, ditambah serangan kantuk selama berkendara membuat kita harus berhenti beberapa kali untuk sekedar me-refresh kondisi fisik.
Sekitar jam 4.30am kita masuk wilayah Serang-Banten, suasana dingin berubah menjadi hangat ketika teman-teman Minerva Riders Community (MRC) Serang – Banten menyambut dan mengantarkan kita ke Masjid Agung Serang untuk menghadap Sang Maha Kuasa yaitu ALLAH SWT. Thanks Bro Dados-MRC…
Sarapan Bubur Ayam Penambah Semangat
Yup, bubur ayam + sate usus yang mangkal dialun-alun kota Serang cukup menambah energi setelah semalaman diguyur hujan, setelah perut kenyang kita kembali melanjutkan perjalanan, dengan dipandu GPSnya Bro Dono & Bro Pipin (PRIDES Online) kita mencari jalan terdekat menuju Tikum terakhir, betul apalagi kalo bukan Pantai Carita… Berangkaaat…!
Sekitar jam 8.30an kita sampai dilokasi, teman-teman langsung berhamburan menuju tempat strategis masing-masing, tapi ada satu hal yang membuat kita ‘kompak’ tanpa harus ‘urun-rembug’ terlebih dahulu, apa itu..? Menjemur semua peralatan ‘tempur’ kita masing-masing yang sudah basah kuyup karena diterpa hujan semalaman, dari Helm, jaket, baju, sepatu, pokoknya dari yang paling luar ampe yang paling dalem deh… :D



Bersambung bro..!
20/07/2009 pada 3:41 PM
nice report. ditunggu sambungannya neh. trims juga atas kehadiran bro ardy dalam touring ke-11 ibc ke carita. jgn kapok ya bro. he he he…salam
21/07/2009 pada 12:04 AM
Sama-sama Bro Edo… ditunggu nih program SR goes to school-nya…
sukses ya…
30/07/2009 pada 11:12 AM
om, knee protectornya beli dimana nih.? dan kisarannya berapa. saia lagi hunting tu barang. soalnya di SBY agak jarang yang jual.
thanks
31/07/2009 pada 11:28 AM
@ Gadjah: Beli di Otista-Jaktim… Bbrpa waktu lalu masih 200ribuan…
06/11/2009 pada 5:40 AM
keren bro!!! salam kenal.