My Pulsar

Awas Phantom Predator, Bajaj Pulsar 180 dts-i

Mungkin anda pernah disalip sebuah motor yang nyaris tanpa suara? Begitu berlalu, baru terdengar deru merdu ala moge 4 tak. Saya, mungkin juga anda, merasa hal yang sama ketika disalip sebuah Pulsar. Anda akan mengalami dua dua sensasi rasa: kaget bercampur rasa ingin tahu !

Itulah nuansa yang ditebarkan Bajaj Pulsar dalam jagat motor sport tanah air belakangan ini. Setelah resmi launching akhir tahun lalu, tak berhitung lagi banyaknya media cetak yang memuat iklan The Phanthom Pulsar 180DTSi. Semua mengusung tema yang sama: bayang-bayang sang pemburu alias pemburu yang akan membayangi hingga anda terpojok. Lantas, teknologi dan performa apa yang ditawarkan merek ini sehingga begitu berani hadir dengan tema predator pemburu yang agresif ?

Terobosan ataukah Jebakan Teknologi ?

Ternyata bukan isapan jempol. Pulsar menawarkan teknologi yang jauh lebih maju daripada banyak motor sport di jajaran 4 tak yang lebih laris dan punya nama beken. Melebihi Thunder 250, Tiger Revo-200, dan Scorpio 225 di kelas “berat” hingga Mega Pro dan Thunder 125 di kelas “ringan” pada segmen yang kurang lebih sama. Meskipun belum lagi menganut sistem DOHC (katup ganda), namun anda akan terkesima oleh sejumlah tawaran teknologi baru yang ditawarkan.

Sebut saja penggunaan teknologi DTS-i (Digital Twin Spark Plug Ignition). Teknologi ini sama dengan yang ditanamkan pada sedan The New Honda City yang dikenal sangat irit bahan bakar. Wow! Wajar saja sebab penggunaan busi ganda akan meningkatkan efisensi penggunaan bahan bakar dengan terjadinya pembakaran secara lebih sempurna. Apalagi DTSi tersebut ditunjang dengan modul Trics III (Third Generation Throttle Responsive Ignition System) pada karbu yang anda boleh sebut sebagai prosesor atau otak pembakaran bersama-sama dengan CDI digital 8 bit. Jadi anda akan merasakan sensasi throttle body yang ikut mengatur bukaan grip gas yang pada gilirannya akan mengatur konsumsi bahan bakar sesuai tingkat putaran mesin. Dengan tenaga maksimum 16,5 PK pada 8.000 rpm dengan 5 tingkat kecepatan, anda boleh menghitung sendiri rasio perbandingannya dengan bobotnya yang mencapai 140kg.

Namun anda jangan buru-buru gembira. Kecanggihan yang ditawarkan justru bisa jadi bumerang. Antara lain jika anda penggemar kecepatan (speed goers). Pasti tidak gampang mengorek mesin dan pengapian yang standar tersebut. Teknologi DTSi, Trics III, hingga CDI digital 8 bit, justru merupakan alat efisiensi, dan bukan booster kecepatan. Apalagi bukan perkara sederhana men-tune up motor dengan teknologi canggih. Analoginya, jika anda ingin kecepatan lebih, mengapa memilih The New Honda City tipe V-Tech dan bukannya tipe DTSi?

Jika demikian, apakah berarti teknologi Pulsar membuatnya loyo? Mungkin tidak. Fakta pengujian di berbagai tempat membuktikan bahwa, meskipun pihak Bajaj hanya mengklaim kecepatan maksimal mentok di angka 125km/jam, namun kecepatan aktualnya tembus kisaran angka 140km/jam. Teknologi yang meningkatkan efisensi tersebut sejak awal dirancang bersama-sama dengan potensi kecepatan yang luar biasa. Apalagi dilengkapi knalpot yang dirancang khusus dengan sebuah chamber. Knalpot yang disebut Exhaust TEC ini diklaim mirip dengan kinerja teknologi turbo, yakni dengan memanfaatkan sisa campuran bahan bakar untuk dibakar kembali demi meningkatkan tenaga. Jadi tanpa harus susah payah mengilik dan meremapping berbagai perangkat elektroniknya, Pulsar sudah mumpuni diajak speeding.

Banyak kalangan yang mensinyalir bahwa pendekatan Bajaj Pulsar terhadap pengukuran kecepatan memang berbeda dengan motor-motor sejenis dari Jepang. Jika motor-motor Jepang senang me-mark up indikator speedometer dengan menaikkan kecepatan 10-20km lebih tinggi dari yang sebenarnya, maka pihak Bajaj justru sebaliknya. Diperkirakan Pulsar menurunkan ukuran speedometer lebih lambat 10-20km/jam. Tak banyak yang kita tahu mengapa demikian, namun bisa jadi memang dimaksudkan untuk meraih sensasi kecepatan seperti disebukan pada awal tulisan ini. Sebab dengan indikasi kecepatan yang rendah pada panel speedometer, anda akan menggeber motor dengan kencang dan lebih kencang lagi. Tanpa terasa, sang pemburu telah menerkam sasaran.

Sosok Predator Pemburu

Jati diri sang pemburu dapat anda saksikan pada keseluruhan bodywork motor ini. Nyaris tidak ada motor yang seagresif Pulsar sejak RX King muncul lebih dari 30 tahun lalu. Mari kita perhatikan keseluruhan tampilan yang bernuansa predator (pemangsa), sekaligus sejumlah detil yang membangunnya.

Motor petarung sejati pertama-tama terlihat dari lampunya. Dengan tudung lengkap pada headlamp, nuansa fighter sejati akan terbayang. Bagaimana perasaan anda kala dikuntit sebuah Pulsar? Coba lirik spion anda. Tentu anda tak akan merasakan kengerian serupa jika hanya melihat lampu bulat dari sebuah Thunder, Tiger, ataupun Scorpio, bukan ?

Lalu di balik tudung itu terdapat panel speedometer yang wah. Indikator speedometer dan takometer dapat dengan mudah anda baca (Bahkan pada edisi terbaru, speedometernya mengkombinasikan indikator digital dan analog). Sisanya, kelengkapan indikator safety. Ada semacam warning yang berfungsi mengingatkan apakah standar motor anda sudah dilipat atau belum.

Bagaimana dengan sektor body? Rupanya merek motor India ini tidak mudah ikut-ikutan dengan gaya motor Jepang yang semakin bernuansa airobonet. Sosok Pulsar justru dibuat cenderung eksplosif. Dengan tangki yang lumayan gambot dan berkontur tegas, maka tampaklah sosok alien yang kental. Tangki ini simetris dengan tudung lampu yang akan mengingatkan anda pada sosok Predator dalam film Arnold Schwarzenegger dengan judul yang sama.

Bagaimana pula tongkrongan bodi belakang dan samping? Bodi samping sengaja dibiarkan terpisah pada bagian sobreker. Itu artinya nuansa cruiser tetap dipertahankan, sekaligus menunjukkan otot fighter tanpa malu-malu. Lalu buntut melancip dilengkapi dengan lampu rem dobel diamond-cut ala moge. Sangar namun mewah !

Kaki-Kaki Tanpa Kompromi

Rasanya kurang afdal jika kita tidak mengulas sedikit sektor kaki-kaki. Meskipun sok depan masih menyandang model telekopik, namun Pulsar menawarkan desain yang lumayan kreatif. Sok depan diberi penahan lumpur sehingga terkesan berotot. Apalagi pada as bagian atas diberi sentuhan modifikasi dan kelir hitam yang serasi.

Sektor kaki-kaki belakang tak kalah gilanya. Swing arm berkelir hitam dibekali suspensi yang telah mengadopsi gas nitrogen. Sangat berbeda dengan model sok tabung yang banyak beredar yang justru hanya berfungsi variasi.

Last but not least, tanpa ragu Pulsar dibekali velg racing palang 6 yang menurut banyak kalangan sedikit lebih lebar dan lebih manis dari lazimnya velg motor laki. Ukuran lingkar velg depan-belakang 17 inchinya pun boleh dibilang sangat sporty karena merupakan ukuran “resmi” velg motor sport dewasa ini. Velg tersebut bukan pula barang abal-abal. Bajaj menggamit merek Enkei yang kondang dengan kekuatan dan kualitasnya. Apalagi dibekali spakboar dan vender ala moge, maka siapa yang tak kepincut ?

Sumber: kafemotor

60 Tanggapan ke “My Pulsar”

  1. iwan "blue PZOO" Berkata

    Bener banget bro kebetulan g beli yg 200 CC tongkrongannya Ok dilengkapin ma oil colled, indikator oli,temperatur,saringan udara ma indikator aki plus ban depan & belakang udah make ban tubles, apalagi ban belakang dah pake ukuran ban lebar 120/80-17 makin ciamik aja nih….yg bikin g bangga tetangga g baru beli Tiger revo (cuma beda 1 bln)pas mtr g dateng eh dia malah kepincut ma my PZOO & suka minjem klo g lg libur tuk muter2 doang ktnya sampe istrinya blg mo tukeran ama PZOO g …..so pokoke Bajaj Pulsar Ok punya deh…..

  2. Mantap… kalo gitu langsung gabung aja Bro di IBBC, home base kita di Fontana Motor Jl. Gn. Sahari Raya No. 12 A-B, kalo gak ada halngan kita bakal touring besok ke Puncak – Jawa Barat…
    regards ardy_ibbc

  3. sabdho guparman Berkata

    salam kenal rekan-rekan,

    minta infonya dong
    konsumsi bbm untuk p180 dan p200 berapa ya?

    tampilan sih keren banget, cuma iritnya belum tahu
    jadi masih nyari-nyari perbandingan independen antara tiger vs scorpio vs p200.

    terima kasih atas tanggapannya,

    salam,

  4. ardy_ibbc Berkata

    Thanks bro… atas kunjungannya, setahun lalu saya pernah pake Pulsy 180, pengalaman saya nih motor lumayan irit lah sekitar 1:40an gitulah… Tapi sebenarnya yang menentukan besar atau kecilnya konsumsi BBM adalah gaya pemakaiannya bro… Kalo saya sih sebenarnya lebih senang ke akselerasi dan speed :) jadi gak terlalu mikirin BBM :)

    Ohya skrg saya sdh Upgrade tunggangan jadi Pulsy 200, edan tenan bro akselerasinya… btw kalo sempat mampir aja ke Monas bagian utara dekat Istana Negara RI, teman-teman IBBC Kopdar tiap malam minggu disana… see u…

  5. ijunk Berkata

    stuju…..bagi speedlovers…. FC adalah pertimbangan yang kesekian…(tapi tetep dipertimbangin dong!!)….@bro ardy….p200-nya udah diapain aja??

  6. ardy_ibbc:009 Berkata

    Thanks bro ijunk sdh mampir kemari… btw Pulsy 200 gue masih standart kok… oh ya kemarin sempat mampir di arena JMS jadi pengen pasang assesoris macem-macem nih bro… biasa ada temen yg ngeracunin, spy Pulsy 200 gue dipasangin wing rack… :p oh ya kalo sempat mampir ke tempat kopdar kita bro di Monas bagian utara. Thanks…

  7. sabdho guparman Berkata

    @ardy_ibbc:009

    terima kasih atas sarannya,

    kalau temenku yang punya scorpio menurut dia kalau mau kenceng pilih si pio konsumsinya ±1:28
    pulsar ± 1:35 an kali ya mas.
    kalau tiger kayaknya nggak deh mas, desainnya makin aneh ( emang mirip motor eropa bmw 1200 tapi powernya cuma 16 dk ) nafsu kuat tenaga kurang jadinya . . . . hehe

    kalau yang p220 kapan launching ya mas?

    denger2 sih udah injeksi and double disc, kalau launcingngya sebentar lagi mending tunggu itu aja lah biar ndak nyesel.

    kayaknya di JMS ndak ada tuh p220 ya?

    keep brotherhood
    salam,

  8. ardy_ibbc:009 Berkata

    Menurut info dari dealer FONTANA di Gunung Sahari, P220 bakal dilaunching pertengahan tahun 2009 bro… Kemungkinan sih manfaatkan momen PRJ 2009, itupun lihat situasi perekonomian bro… Saran sy sih, ambil yg P200, nanti pas keluar yg P220 beli lagi bro… :D
    Situasinya kaya sy dulu, beli P180 di akhir tahun 2007, awal tahun 2008 keluar yang P200, langsung upgrade deh… itupun karena ada Bro dari BSD yg mau tebus P180 2007 sy dgn harga Rp. 15.5 Jt. langsung aja sy OK…

    ditunggu ikut Kopdar ya Bro…

  9. ijunk Berkata

    waaah….wingrack……gagah sih…..tapi konsekuensinya ada pada berat dan harganya…memang telah ada produk yang mirip produk Givi ini dengan harga yang lebih bersahabat dengan merek T Rack…..kalo mo lihat gagahnya p200 silver + wingrack silahkan lihat motor bro benny dari Pulsarian Pra Squadron (Cmiiw)…ato kalo mo nanya nanya n cari info modifikasi, salah satu alternatifnya bro bisa kunjungi prides-online.com…..silahkan gabung juga bro,ini komunitas terbuka kok yang anggotanya berasal dari berbagai klub bajaj di indonesia…

  10. sabdho guparman Berkata

    mas ardy,

    iya neeh kayknya yang p200 aja dulu,
    btw kalao yang p220 prediksi dari fontana kisaran berapa mainnya yah?

    kalau kumpul di monas mulai jam berapa ya mas and kelar jam berapa?
    pengen banget sih ngumpul ama temen-temen.

    accesoris, box ngko sek lah kudanya dulu baru accesorisnya . . . . hehe

    keep brotherhood,

    salam,

  11. ardy_ibbc:009 Berkata

    Sip… ambil yang P200 bakalan nyesel dah… nyesel kenapa gak dari dulu… :D
    Harga P220 belum di rilis bro, gosipnya sih bakal dilego diatas harga Tiger Revo (secara Tiger Revo cuma 200 cc), nanti kalo dah kebeli P200nya lansung betot gas-nya ke arah Monas bro… kita biasa kumpul sekitar Jam 21.00an ampe bosen… (biasanya jam 24.00an lah…), Ok Bro… tetap semangat dan tetap sehat biar tetap bisa jalan-jalan bersama wisata kopdar… :) (kepincut mas bondan nih…)

  12. ardy_ibbc:009 Berkata

    Thanks bro ijunk atas infonya… lebih asyik lagi kalo dikasih alamat link fotonya Bro benny yg pake wingrack, wuih… bakal ngiler dah gue…

  13. ijunk aka Ali : IBBC 012 Berkata

    bro….ntar aja pas kopdar kalo mo liat fotonya…..tapi fotonya kurang fokus…huehehehe…..

  14. sabdho guparman Berkata

    @ ardy_ibbc:009

    siiipp lah kalo gitu , ini yang aku suka di forum-forum seperti ini. orangnya baik-baik mau mbagi knowledgenya .

    weleh P220 diatas si tiger revo ??
    strategi yang salah kayaknya neh dari BAI
    mestinya harganya maximal sama dengan tiger, dijamin Tiger bakal kelojotan

    memang membangun sebuah image itu sangat sulit ditengah persaingan seperti sekarang ini.
    konsumen sekarang dimanjakan dengan banyaknya pilihan dengan segala keunggulannya.

    yahhh berdoa ajalah moga-moga dikoreksi harganya . . . .

    malam minggu jam 21:00 di depan istana merdeka ya? ( diusir paspampres gak? hehe )
    insya Allah aku datang

    see you all,

    keep brotherhood

    salam,

  15. ardy_ibbc:009 Berkata

    Ok dah, ditunggu ya mas sabdho…

  16. sabdho guparman Berkata

    @all,

    berdasarkan komentar temen-temen dan forum-forum yang saya ikuti rata-rata mereka puas dengan performa pulsar , yang 180 ataupun yang 200 ( coba yang 220 masuk di JMS ) pasti makin lengkap aja si Bajaj .
    kemarin saya sempat ngobrol dengan sales Fontana gunung sahari adapun hasil ngobrol adalah sebagai berikut:
    penjualan rata-rata perbulan fontana gunung sahari sekitar ± 30 unit tiap bulan, dan bener aja soalnya pas asik ngobrol ada customer yang akan beli p180 cash, ditengah pembicaraan si mbak dan sales tersebut tiba-tiba si mbak nanya ” ada diskonya nggak mas? ”
    mungkin pertanyaan ini terdengar biasa bagi kita , ( lha wong namanya konsumen pasti minta murah lah ato bonus sekalian )
    kemudian si sales tersebut menjawab ” tidak ada potongan mbak , tanya aja mas itu yang beli p200 bulan kemaren ”
    memang ketika aku ambil pulsar 200 dengan mahar 20jt 400 rebu tidak ada potongan dan tanpa embel-embel helm atau paket standar seperti di yamaha dan honda .
    setelah ± 30 menitan si mbak tadi pulang dan bilang ” besok saya kesini lagi ya sama suami saya, ”
    kemudian saya bertanya kepada sales tersebut, memang sekarang harganya berapa mas ?
    mas sales menjawab “yang pulsar 180 sekarang 18 jt dan yang p200 sekarang 20 jt 700 ribu ”
    aku agak kaget mendengarnya, sekitar 2.5 bulan lalu harga p180 “cuma ” 17400 dan sekarang 18 jt dan menurutku angka tersebut cukup signifikan dan akan membawa dampak psikologi bagi calon biker yang segera ingin meminang pulsie idamanya .
    kita mesti ingat customer di indonesia sangat unik dan sangat sensitif terhadap harga, apalagi terhadap brand yang bisa dikatakan ” baru main ” , dan secara awam bisa aja mereka katakan katanya harganya 16,5 kok jadi 18 jt ? yang bener dong ! (” pertama sale dimurahin setelah terkenal kemudian harga dinaikin ya ? )

    ” harga harus stabil ”

    thats our customer,

    keep brotherhood,

    salam,

  17. Pulsariders-001 Berkata

    Jabat erat bro! dari Pulsariders-001 “SUBANG PULSAR CLUB”, contact: 08888-2345-66

  18. Pulsariders-001 Berkata

    Jabat erat bro! dari Pulsariders-001 “SUBANG PULSAR CLUB”, contact: 08888-2345-66
    Numpang nanya neh… IBBC bisa punya chapter di kota lain ga? Misalnya ada IBBC Chapter Subang. Ditunggu jawabannya ya bro!

  19. ardy_ibbc:009 Berkata

    Secara prinsip bisa aja bro… Karena pada dasarnya persaudaraan khas IBBC tidak bisa dibatasi oleh garis batas suatu wilayah… Itulah alasan kenapa ‘IBBC’ kita awali dengan kata ‘Indonesia’… Tul gak bro… Ok kita tunggu kedatangannya ke Basecamp kita di Dealer Bajaj Fontana, Jl. Gn. Sahari Raya No. 12 A-B Jakarta Pusat.

  20. Daeng Berkata

    Selamat malam, maaf Bro saya udah sering ke HomeBasenya IBBC namun baru kali ini bisa gabung disini… Dari PIBO B.6927.UKR

  21. ardy_ibbc:009 Berkata

    Selamat bergabung bro… Semoga langgeng ya…

  22. blackpulsar@rocketmail.com Berkata

    homebase IBBC dimn ya ?

  23. ardy_ibbc:009 Berkata

    Hi… blackpulsar, thanks udah mampir kemari… btw kalo mau mampir ke homebase kita, datang aja ke Dealer Bajaj Fontana Gunung Sahari, Jl. Gunung Sahari Raya Kav. 12 A-B, Jakarta Pusat; atau CP: 021-70226242 (Ardy:009). Ok… ditunggu yach…

  24. Hi…IBBC team,
    Sorry nich numpang lewat bentar ya. Gue sering ke Basecamp fontana gunung sahari tapi buat service rutin P200 B 6759 UKF, cuma gue gak tau klo ada komunitas Bajaj spt IBBC ini padahal rmh gue cuma di pademangan barat. Gue tau ada IBBC setelah kemarin service gue lihat dibelakang ada spanduk dan web-nya. padhal gue udah lama nyari komunitas bajaj sblm gue punya p200.
    Sampai sekarang gue jg belum gabung resmi dgn IBBC,karena apa syarat2nya blm tau, jadi tolong apa sih syarat kita harus gambung, apakah ada biayanya apa engak, trus kegiatan rutinya IBBC apa sih. ok tq.

  25. sabdho guparman Berkata

    nggak ada syaratnya bro,
    pokoknya enjoy aja ,
    tiap malam minggu kita kopdar di monas, yang arah istiqlal .
    datang ya , banyak informasi yang bisa kita peroleh dari forum ini kok,

    keep brotherhood,

    salam,

  26. ok deh…insyaalloh minggu bsk coba ikutan. tq

  27. ardy_ibbc:009 Berkata

    To: Bro Yaka
    Thanks nih sdh mampir, mengenai IBBC kita emang baru launch kok… jadi belum terlambat untuk gabung, kita punya beberapa kegiatan, diantaranya: kopdar (tiap malam minggu di Monas bagian utara, depan DEPHAN), Touring, Safety Riding, Rolling Pulsar, Social Activity, dll. ditunggu ya…

    CP: 021-70226242 (Ardy_IBBC:009)

  28. sabdho guparman Berkata

    bajaj pulsar memang didesain untuk kondisi ekstreem

    baca sendiri yah di sini http://www.yogeshsarkar.com/trips/ladakh05/ladakh.htm

    keep brotherhood,

    salam,

  29. sabdho guparman Berkata

    dari kompas.com

    kalau minat silakan dipasang

    http://otomotif.kompas.com/read/xml/2009/02/04/08201687/bajaj.pulsar.200.dtsi.teririt.di.dunia

    Rabu, 4/2/2009 | 08:20 WIB

    Wow! Dengan 1 liter bensin Bajaj Pulsar 200 DTSi bisa menempuh sejauh 266 km. Barangkali motor dari India ini boleh diklaim sebagai yang teririt di dunia. Dikatakan oleh si pemiliknya Hendry Martin ST bahwa setiap bulan hanya diisi 5 liter bensin.

    Setiap hari rute motor jenis sport itu dari rumah ke kantor berjarak 26 km. Belum lagi kata Martin dibawa keliling rumah. Penasarankan, kok bisa seirit itu? Bebek maupun skubek aja enggak ada bisa menempuh di atas 100 km untuk 1 liter.

    Saking penasarannya, tim Motor Plus pun menjajalnya, meski harus dua kali lantaran yang pertama ada kebocoran pada peralatan. Baru uji kedua dengan menempuh 16 km menghabiskan bensin 60 ml. Jadi, kalau 1 liter (1.000 ml) bisa merayap sejauh 266 km. Padahal, standarnya Pulsar DTSi untuk 1 liter hanya mencapai 40 km.

    Generator hydrogen
    Martin bisa bikin motornya superirit hanya bermodalkan sekitar Rp1,5 juta. Biaya itu untuk membeli berbagai peranti penghemat seperti Xado Revitalisasi, DC Booster, CDI stabilizer, Xtreme Fire booster dan Generator Hydrogen. Dari semua peranti itu, generator hydrogen memberi pengaruh paling besar dan harga alatnya Rp 375 sudah termasuk ongkas pasang.

    Keiritannya bisa mencapai 47,5 persen. Alat ini yang memproduksi air menjadi bahan bakar karena, kata martin generator memiliki elemen atau sel yang beresonansi setelah diberi arus listrik. “Akibat resonansi tadi, gas hidrogen dan oksigen yang ada di air keluar dan kemudian disalurkan ke karburator sehingga terjadi ledakan,” bilang warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan ini.

    Sistem penyaluran gas (hidrogen dan oksigen) melalui slang ke intake manifold yang di depan karburator. Karena itulah, bensin yang dikonsumsi jadi sangat sedikit sekali. Sebab, energi pembakaran diraih dari oksigen dan hidrogen tambahan tadi.

    Untuk mengisi air bisa dari air mineral dan volume tabung sekitar 300 ml. Jumlahnya tdak akan berkurang, hanya keruh dan martin menggantinya setiap tiga hari sekali.

    Selain itu, Martin memakai Xado Revitalisasi, Turbo dan Anti Carbon. Semacam cairan yang dicampur ke dalam oli mesin. Tujuannya, untuk mengembalikan kondisi jeroan mesin seperti baru. “Kompresi atau kualitas dalaman mesin setelah masa pakai tidak akan mempengaruhi performa,” tegas pria yang kerja di Telkomsel.

    Dengan kondisi mesin seperti baru, berarti gas tak perelu dibejek. Ujung-ujungnya sedikit bensin yang terbakar. Dan pemakaian cairan ini diyakini Martin memberi kontribusi sekitar 5 persen.

    Dari bahan bakar, Martin coba mencegat pada sistem kelistrikan. Di sektor ini, ia menggunakan DC Booster yang dipasang paralel ke aki. Diestimasikannya memberi keuntungan sampai 15 persen. “Dengan begitu, pembakaran jadi lebih sempurna,”yakin pria asal Padang, Sumatera Barat.

    Masih di kelistrikan, untuk menjaga kestabilan tegangan input CDI, supaya bekerja optimal, ditambah dengan stabilizer yang dipasang antara aki dan CDI. Alat ini menyumbang peran sekitar 10 persen.

    Terakhir, Xtreme Fire Booster yang ditempatkan antara koil dan busi. Fungsinya memperkuat energi pengapian. Peran dalam pengiritannya dinilai Martin bisa sampai 20 persen.

    Penasaran, silakan pasang!

    keep brotherhood,

    salam,

  30. sabdho guparman Berkata

    @all

    ada yang tahu tempat press velg racing gak rekan-rekan,
    velg depan ane kemarin kena lobang dalem banget,jalannya jadi agak goyang

    trims ,

    keep brotherhood,

    salam

  31. ardy_ibbc Berkata

    Di Jl. KS Tubun – Tanah Abang ada bro… dekat RS. PELNI atau ada jg dekat Museum Textile Tanah Abang, tepat didepannya ada gang yang menuju Jl. Petamburan Raya, gak jauh dari masuk gang disebelah kiri jalan ada bengkel biasa press pelek.

  32. sabdho guparman Berkata

    ok trims bro ,

    salam,

  33. gyujtyh

  34. sabdho guparman Berkata

    DARI KOMPAS.com

    JAKARTA, SELASA – Mau tahu motor teririt di jenis sport. Jawaranya adalah Bajaj XCD 125 dan ini bukan mengada-ada, tapi dibuktikan langsung lewat kompetisi di sirkuit Sentul, Selasa (17/).

    Dengan membawa bahan bakar satu liter bensin, motor bikinan India itu mampu menempuh jarak sejauh 104 km dalam waktu 3 jam 48 menit. Rekor terjauh ini diciptakan oleh Artha, peserta dari kelompok konsumen.

    Pasti ada yang tidak percaya atau mungkin berasumsi kalau bobot pengendaranya di bawah 50 kg. Ternyata berat badan Artha 82 kg. “Saya menerapkan strategi dengan konstan memakai gigi 4 dan melaju di antara kecepatan 20 sampai 25 km/jam,” ungkap Artha.

    Prestasi spektakuler ini membuat PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum Muri, Jaya Suprana kepada Marketing Manager PT BAI M. Cahyono Widyastono Anwar.

    “Dari segi tampilan, motor ini memang keren dan irit lagi. Kalau memang sampai segitu iritnya (1:104 km), kenapa tidak diikutkan ke rekor dunia?” ungkap Jaya Suprana. Siapa tahu, lanjut Jaya Bajaj XCD 125 memang menjadi yang teririt di dunia.

    Kompetisi irit yang digelar dalam acara “Bajaj Media Gathering XCD 125 Milaege Challenge” diikuti lebih dari 30 puluhan wartawan dan sekitar 26 pemilik Bajaj XCD 125 serta disaksikan dua petugas dari MURI. Untuk peserta media yang terbagi dalam dua kelompok dan motornya disediakan BAI. “Semua motor yang kami sediakan ini dalam kondisi standar dan sudah pernah dipakai sehari-hari,” ujar M. Cahyono.

    Dari kelompok wartawan, juara teririt direbut Tutus (Media Indonesia) dengan konsumsi 1:92km, diikuti Andhika (Otomotif) 1:92 dan ketiga Ghausal Alam (Otobike) 1:88. Sementara Kompas.com yang ikut serta mencapai keiritan 1:80 dengan kecepatan rata 40 km/jam menggunakan gigi persneling 4.

    Dalam lomba ini, selain teknik mengendara, faktor cuaca juga ikut mendukung. Peserta yang kebagian sore (seperti Tutus dan Andhika) lebih diuntungkan karena terik matahari sudah berkurang. Bukaan gas dapat dikurangi tanpa mengakibatkan putaran turun karena massa udara yang masuk ke dalam mesin lebih padat ketimbang saat panas.

  35. sabdho guparman Berkata

    @ all

    situs BAI kok ilang ya ?
    aku search link ini http://www.bajajautoindonesia.com/ kok gak nongol info produk seperti biasanya ya?

    ada apa dengan bajaj auto indonesia ya ?

    keep brotherhood,

    salam,

  36. dedy053 Berkata

    wah… hebat xcd irit banget.

    kalau untuk kendaraan di atas 150 cc, siapa yg paling irit ??

  37. sabdho guparman Berkata

    dari forum otomotif mengenai purna jual bajaj
    hendaknya mendapat tanggapan yang serius dari BAI

    http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=otodetail/suarapembaca/7/655&c=655

    SARAN, KRITIK , PENGADUAN DAN TANGGAPAN
    Selasa, 24/03/09 07:47
    Layanan Purna Jual Bajaj Buruk

    Saya pemilik Bajaj Pulsar 200cc tahun STNK 07.14 Nopol B6792KPA. Saya kecewa karena sulitnya mendapatkan sparepart Pulsar. Dari mulai kanvas rem, lampu, bahkan busi dll. Saya pernah disarankan menggunakan alternatif dari motor merek Jepang, selain hasil pengereman kurang maksimal, pemasangan tetap harus dengan penyesuaian (menyulitkan).

    Pihak Bajaj Indonesia harus mengerti bahwa produk bagus tetap harus didukung dengan layanan purna jual yang baik. Jangan sampai Bajaj ditinggalkan penggemarnya karena selalu mengalami kesulitan Sparepart. mohon tanggapan dan perbaikan pelayanan dari Bajaj Indonesia, demi Bajaj dan penggemarnya.

    ferdian supriatna
    Bekasi

    ——————————————————————————–

    keep brotherhood,

    salam,

  38. Mau ngangkat P200 enaknya di dealer mana yah?
    Maunya Cash, tapi mau Helm dan Jaketnya juga. Soalnya kalau mau Jaket dan Helm harus ambil kredit yah? Sapa tahu bro2x punya channel agar Helm dan Jaketnya bisa turun walaupun dgn cash.

  39. sabdho guparman Berkata

    @ ano,

    ane nebus p200 di dealer fontana gunung sahari no.12 A – B jakarta pusat.

    kalau ini kagak kejauhan dari tempat ente sih,

    ini contact branch managernya

    WIDY
    office :021 6394209
    hp : 99650173

    silakan di hubungi barangkali aja cocok

    kalau bonusnya ente tanya sendiri aja ya

    keep brotherhood,

    salam,

  40. sabdho guparman Berkata

    pulsar 220 motor paling ditunggu pengguna pulsar

    http://www.indiaautomotive.net/2008/06/bajaj-pulsar-220-dts-fi-wins-indian.html

    The Bajaj Pulsar 220 DTS-Fi – the biggest, sportiest motorcycle in the Pulsar range – has won the inaugural Indian Motorcycle of the Year (IMOTY) 2008 Award. The jury members for this award comprised of representatives from all the major automobile magazines from the country, who came together to give away this award.

    ‘The Pulsar 220 has well and truly redefined the performance biking space in the country. With its combination of technological innovation, head turning styling, brilliant dynamics and amazing value, the 220 well and truly walks home with the inaugural IMOTY award,’ said Sirish Chandran, Executive Editor, Overdrive magazine and chairperson, IMOTY 2008 jury.

    keep brotherhood,

    salam,

  41. sabdho guparman Berkata

    @all
    macem – macem berita yang berkaitan dengan induk pabrikan bajaj pulsar
    lumayan buat wawasan kita ,
    baca sendiri aja yah, ribet translatenya . . .

    di sini http://www.indiaautomotive.net/search/label/Bajaj

    harapan kita seh , moga Bajaj serius menggarap market di Indonesia terutama 3S

    keep broterhood,

    salam,

  42. sabdho guparman Berkata

    Bajaj makin serius adopsi teknologi
    setelah membeli saham kawasaki dan adopsi tehnologi kawasaki pada semua varian bajaj pulsar ,
    kini Bajaj membeli saham KTM ( jawara reli paris dakar ) sebesar 25,8 % .

    mudah-mudahan ada adopsi tehnologi KTM pada varian pulsar kedepannya . . .

    baca sendiri di sini ya .. . ..

    http://www.indiaautomotive.net/2008/09/bajaj-increases-stake-in-ktm-power.html

    keep brotherhood,

    salam,

  43. harry200 Berkata

    brouw ane dah beli pulsar…………….tapi blom datang inden ne xi..xi..xi… mau nanya ane mau ganti minishock n cakram belakang 1 set n PnP DMA YA BROUW KALO BOLEH ANE MAU tau harganya bersih n ma ongkos kirimn dech thx brow

  44. harry200 Berkata

    maaf maksud ane monoshock thx ta

  45. brotha….keep on going…commit yah utk IBBC..so lanjutkan.

  46. sabdho guparman Berkata

    @all

    ini bener-bener uedannnnnnn

    keliling dunia pake pulsar 180

    baca sendiri yak. . .

    http://ninja250r.wordpress.com/2009/06/04/heboh-keliling-dunia-dengan-bajaj-pulsar-180/

    keep brotherhood,

    salam,

  47. sabdho guparman Berkata

    @ all

    bajaj pulsar 200 dtsi rest in peace

    http://ninja250r.wordpress.com/2009/07/27/bajaj-pulsar-200-dts-i-rest-in-peace/

    belun juga 3S nya sempurna sudah discontinyu. . .
    semoga ada klarifikasi dari BAI

    keep brotherhood,

    salam,

  48. mau nanya nih…

    apa dampaknya kalo pulsar 200 diskontinyu…???

    makasih :)

  49. @ Ade: Dampaknya ya… Biasa-biasa aja bro, lah wong part pulsy bisa disubstitusi kok, lagi pula teknologi dua busi itu relatif mudah dipahami dibanding injection, so masih bisa di oprek-oprek sendiri bro… Hehehe…

  50. Bro ane Numpang tanya

    Klo d Bajaj Gunung Sahari ada engine guard buat P180 g, klo ada harganya berapa ?

    Thanks ya bro for your Info

    regards

  51. kazemaru07 Berkata

    @BAYONET#861
    kalo ga salah di dealer fontana ada yg jual engine guard+tank flap buat 180. waktu itu saya lihat pameran pulsar di ITC Roxy. Mba marketingnya bilang, 1 setnya 300rb. tapi kalo beli pulsar 180nya, seharga 18jt, malah dikasih gratis.

    hayoo, pilih mana 18jt or 300rb

    oya tank flap + engine guardnya sdh termasuk besi dudukannya (bracket, ya??)

    salam kenal

    B 6950 ULQ / P 180 Black + green underglow

  52. ardy_ibbc Berkata

    @ Kazemaru: Thanks atas info-nya… Bro Bayonet, kalo ada waktu main aja ke Gunsa Bro…

  53. bro ane mau nanya kalo pulsar dirubah jagi ducati bisa ga yach bro…

  54. Hunter Berkata

    bro mau nanya juga kr2 Pulsar 220cc versi karburator tiba di INA bulan brp ya??
    pingin g sabaran buat diIndent ni..!!
    thx b4..

  55. ardy_ibbc Berkata

    @ Black: Gampang aja bro, mau tau caranya… jual motor lama lu, cari uang 400an juta ampe 1 miliaran terus mampir ke Automall, pilih Ducatinya, mau yang type Ducati Monster, Strada, atau model MotoGP yang dipake Bro Stoner, terus kekasir bayarin Ducatinya… bawa deh keliling Jakarta pasti jadi pusat perhatian deh… Jiakakakak WaHahaha…

  56. ardy_ibbc Berkata

    @ Hunter: Infonya emang dah santer di milis or dunia maya… tapi pihak ATPM masih tutup mulut tuh, tapi biasanya untuk cari tahu bakal dilansir atau gak dalam waktu dekat ini, salah satu cara menggali infonya adalah… Pas waktu ente service di ‘Beres’ Bajaj tanya sama mekaniknya, apakah udah ada training motor baru (Pulsy 220) kalo udah, artinya ente musti siap-siapin uang yang banyak deh buat gondol tuh Pulsy baru… kalo dia geleng-geleng ya berarti belum waktunya… tapi kalo dia ‘mesem-mesem’ waduh jangan-jangan dia suka sama ente lagi… Hehehe… ups Just kidding loh… Thanks dah mampir…

  57. kazemaru07 Berkata

    @ardy_ibbc : bro, petronas synthium 800, api sm sae 10-40, cocok buat 180, ga?yang jual botolan 1L di mana ya? soalnya kemaren nanya bengkel adanya yg 4L. malam ahad (15082009), nanti datang kopdar?mau kenalan sama temen2 ibbc. trims infonya. salam kenal…

  58. ardy_ibbc Berkata

    Bro kazemaru07: silahkan mampir ke halaman ‘My Pelumas’ disana dijelaskan tentang Oli dan Karakteristiknya, kalo Oli yang encer itu cocok untuk jenis motor apa dan untuk digunakan pada waktu kapan dan seterusnya… btw IMHO untuk jenis Pulsy sy tetap pake yang SAE 20W50 dengan kualitas minimal API SJ + JASO MA (atau yang lebih baik) infoselanjutnya silahkan ke halaman sebelah ‘My Pelumas’

    Thanks…

  59. reallyneedbike Berkata

    hallo bro ardy,p220 kira2 kapan yach kepastiannya keluar di indo?

  60. ardy_ibbc Berkata

    @ reallyneedbike: Halo juga bro… Infonya sih masih simpang-siur, biasalah…Mungkin masih nunggu moment yg tepat dulu bro… Tp sampai skrg teman-teman mekanik di Bajaj Fontana Gunsa belum ada yg training produk baru tuh… Jadi tanda-tandanya blm keliatan, kalo mrk sdh dpt training… biasanya gak lama bakal keluar deh… Keep watching aja bro…

Tinggalkan Balasan