Review

Helm Cetok BUKAN Helm ber-SNI, Buang Ajach…!!!

Praktis, mudah dibawa, ringan, bahkan ‘aman’ (red: hanya ketika di-parkian aja loch… Xixixi  Ya, siapa yang mau lirik… lah cuma helm cetok kok, hehehe… Dear brothers and sist, tadi adalah beberapa kelebihan dari helm cetok yang saat ini masih bersemayam dikepala sebagian masyarakat kita… Ya, kelebihan sekaligus kekurangannya… Masa’ sih kepala kita yang gak ada pabrik-nya didunia ini mau di-cover sama helm yang sama sekali tidak ter-Standar keselamatannya…

Nah, memang ada baik-nya bagi kita bersama untuk mengamati foto dibawah ini, perhatikan deh…!!!

Nah, brothers and sist menurut kutipan artikel dari: Whyte J, Hart T, Laborde A, Rosenthal M. Rehabilitation Issues in Traumatic Brain Injury. Dalam: Physical Medicine and Rehabilitation, Principles and Practice. 4th ed. Volume 2. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins, 2005; 1640-85. Disebutkan beberapa kategori ketika terjadi benturan pada kepala kita, cekidot bro…

  1. Death (meninggal): Merupakan akibat langsung dari cedera kepala. Penderita menjadi sadar kembali dan meninggal setelah itu karena komplikasi skunder dan penyebab lain.
  2. Vegetative state: Penderita tidak memberikan respon dan tidak bisa berbicara untuk beberapa waktu kedepan.
  3. Severe disability: Penderita mungkin dapat membuka mata dan menunjukkan siklus tidur dan bangun tetapi fungsi dari korteks serebral tidak ada.
  4. Moderate disability: a) Membutuhkan bantuan orang lain dalam melakukan aktifitas sehari-hari disebabkan karena kecacatan mental atau fisik, biasanya kombinasi antara keduanya; b) Kecacatan mental yang berat kadang-kadang juga dapat dimasukkan dalam klasifikasi ini pada penderita dengan kecacatan fisik sedikit atau tidak ada; c) Dapat berjalan-jalan menggunakan transportasi umum dan bekerja di tempat-tempat tertentu (dengan perlindungan) dan dapat beraktifitas bebas sejauh kegiatan tersebut tidak mengkhawatirkan; d) Ketidakmampuann (kecacatan) penderita mencakup perubahan derajat dari dispasia, hemiparise, atau ataksia maupun berkurangnya intelektual dan daya ingat dan perubahan personalitas. e) Lebih mampu untuk melakukan hal-hal protektif diri.
  5. Good recovery : Dapat melanjutkan kehidupan normal sekalipun terjadi keadaan defisit neurologis.

So, bagaimana… Mau pilih yang mana…??? Semuanya tergantung kita sendiri…! Jadi buat brothers and sist, yang masih pake Helm ‘cetok’ Buang Ajach…!!!

Foto: diolah dari google image

8 thoughts on “Helm Cetok BUKAN Helm ber-SNI, Buang Ajach…!!!

    • Walah bro… Meninggal itu bukan karena satu aspek saja (karena helm-nya SNI atau bukan) tapi ada aspek riding style baik itu melibatkan Skill maupun Attitude si-Biker tadi, dan yang utama karena faktor takdir dong… Xixixi 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s