Review

“Pers Release Badan Standarisasi Nasional tentang HELM ber-SNI”

Angka kecelakaan sepeda motor di tanah air, kian tahun kian meningkat. Data yang dihimpun oleh Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (UGM), korban meninggal akibat kecelakaan telah mencapai lebih dari 30 ribu orang dan sebanyak 65% korban meninggal adalah pengguna sepeda motor yang sebagian besar adalah akibat cidera kepala.

Realita tersebut mendorong Kementerian Perindustrian selaku regulator mengeluarkan SK Peraturan Menteri No 40/M-IND/Per/6/2008 yang mengadopsi Standar Nasional Indonesia (SNI) 1811:2007 Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua, menjadi regulasi teknis. Dalam SK tersebut, seluruh produsen termasuk importir helm, wajib memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan dalam SNI 1811:2007. Helm ber SNI adalah helm yang telah lulus uji dari laboratorium uji berdasarkan ketentuan yang ada dalam SNI 1811:2007 yang mencakup 9 parameter uji diantaranya uji material, uji tekanan, dan tali pengikat. Jelas, helm ini telah memenuhi aspek keamanan. Keputusan Menteri ini akan efektif berlaku tanggal 1 April 2010.

Dalam pelaksanaan aturan tersebut, Kepolisian RI juga akan memberlakukan efektif Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada 1 April mendatang. Dalam Undang-Undang tersebut tertera pada pasal 57 ayat (1) “Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan Kendaraan Bermotor” dan ayat (2) “Perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi Sepeda Motor berupa helm standar nasional Indonesia”.Badan Standardisasi Nasional (BSN) selaku instansi yang membina dan mengembangkan standardisasi di Indonesia, sangat concern  dan serius untuk memberikan perhatian pada masalah ini agar seluruh pihak terkait dapat mentaati peraturan di atas.

Dukungan BSN terhadap pemerintah ditunjukkan dengan beberapa kegiatan, salah satunya pada tanggal 1 Pebruari lalu, BSN telah melaunching SMS Blasting yang isinya “Ingat 1 April 2010, Pilih Helm Ber-SNI, Pilih SELAMAT”. Sms ini telah dikirim ke 7 ribu nomer pelanggan operator ponsel di tanah air guna memberikan “awarness” kepada para pihak terkait untuk segera bersiap menyongsong pemberlakuan SNI Helm pada 1 April 2010.

Sosialisasi Gerakan Penggunaan Helm Ber-SNI juga dilakukan dalam pertemuan yang akan berlangsung di Ruang Mrica, Hotel Menara Peninsula, Jakarta pada tanggal 23 Pebruari 2010 pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Acara akan diisi oleh diskusi dengan narasumber Kepala BSN, Dr. Bambang Setiadi, Deputi Bidang Informasi dan Pemasyarakatan BSN, Dra. Dewi Odjar Ratna Komala, MM., Dirjen Industri Agro dan Kimia Hilir, Ditlantas Polri, serta Asosiasi Industri Helm Indonesia (AIHI) dengan moderator Fifi Alaydia Yahya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan humas pemerintah yang tergabung dalam Bakohumas, ikut serta mensosialisasikan pentingnya penggunaan helm ber SNI sekaligus menjadi pelopor pengguna helm ber SNI.

“Bangsa yang Besar, bangsa yang menghargai Standar Nasional Indonesia”

Sumber: http://www.bsn.go.id/news_detail.php?news_id=1649

12 thoughts on ““Pers Release Badan Standarisasi Nasional tentang HELM ber-SNI”

  1. hmmm…masih belum jelas tentang jalannya helm SNI di lapangan…ada helm branded yg pake dot & snell…ada yg cuma SNI sticker…tp kira2 ditilang ngk yah??…..susah untuk tahu yg tertib itu gmna

  2. Maslah standari sasi . . .pasti tentu ku junjung tinggi dan hargai sepenuhnya . .. buktiny sy sampe beli gardio buat nyambut peraturan ini . .. tapi kalo boleh sih aku pengennya tetep pake helm ku yg lain yg belom ber sni he he he he

  3. Gwe bkan biker yg g taat pemerintah,tp gwe biker yg kritis..
    Bro and Sist stuju g sih ma peraturan helm yg hrs berEmboss SNI?
    Setahu q Helm ber SNI itu mengacu standar mutu dr eropa dan jepang..mbok ya’o mikir pemerintah itu..helm dgn standar mutu SNEL ma DOT jg di ijin kan dpke biker di sluruh Eropa sonoh…klo emang niat pemerintah nyuruh smwa biker di RI pke helm yg sesuai standar kelayakan yg dtetapkan pemerintah,brani nggak nawarin penukaran helm yg blm ber emboss SNI dgn yg sudah??GRATIS LOH!!Klo g brani brarti itu cuman kong-kalikong produsen helm dgn pemerintah yg ngliat peluang bisnis besar dlm otomotif roda 2..klo pemerintah blg udah mndukung program dgn sosialisasi dan pembagian helm gratis,itu BULLSHIT!!!brapa persen helm yg ber emboss dbagi kan kpd para biker indonesia??mungkin g mencapai 5% dr total biker di Indosia,ini jg blm trmsuk para boncenger..saya kira jika helm ber SNI lbh baek djadikan standar minimum bagi para pengguna sepeda motor..

    • Di rumah gue ada tiga helm, yang harganya lumayan nguras kantong… Tapi gak ada Embos SNI nya… Masa’ bakalan dijadiin Pot tanaman juga sih…
      *Nasibnya mirip-mirip Helm Cetok dong… Hiks…!!! 😛

  4. semuanya kan menjurus ke arah politik bro..
    sangat dilematis sekali..
    satu sisi pengen selamat satu sisi pengen dapet income dari standarisasi..
    kayaknya pengendara motor semakin susah aja…ntar nasibnya seperti becak di jakarta..
    lama2 nanti kalo naik motor dijalan raya wajib pake wearpack kaya mau balap di sirkuit…
    🙂

  5. program pengurangan jumlah penduduk, beli helm yg murah aja
    setelah program kompor gas gratis yg menelan bnyak korban,

  6. Nampaknya seiring dengan berlakunya peraturan tadi juga harus dikeluarkan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan penegakan aturan, yang disepakai oleh regulator, pengawas dan penegak hukum, jd pak polisi ga maen pukul rata, mentang2 ga ad embos sni trus mau ditilang, wong helmnya lulus standar dot dan snell kok. piye…

  7. bagus lah SNI di wajibkan, sudah eneg liatin helm cetok dan helm2 ngga jelas dipakai (yg polos tanpa merek) dan sudah pasti ngga melindungi kalo jatoh dari motor. toh dengan adanya SNI di helm ngga lantas bikin harga helm jd mahal tuh… BMC buktinya sudah ber SNI harga masih sama dan cukup murah… man, coba pikir, gw tau biker ga semuanya makmur, gw juga bukan biker makmur wong motor aja nyicil, tp cicilan motor gw sebulan pasti kebeli helm ber-SNI.
    logika aja deh, nyicil motor mampu, masa helm yg sekali bayar n lebih murah ga mampu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s