Review

[Jelang 1 April 2010] Pilih Helm ber-SNELL, DOT atau SNI…???

Dear brothers and sist, menjelang pemberlakukan Helm ber-SNI pada 1 April 2010 nanti, telah memunculkan beberapa pertanyaan di beberapa forum mailing list roda dua ditanah air (diantaranya milis KoBOI-Komunitas Blogger Otomotif Indonesia) Nah, diantara pertanyaan yang muncul tersebut adalah tentang bagaimana nasib helm yang memiliki standar keselamatan juga TAPI non-SNI (seperti: DOT/SNELL/E2205/ECE 22-05 European Standard, dll.); Helm tersebut tak jarang menjadi pelindung kepala wajib bagi para Rider MotoGP dan untuk mendapatkannya kita harus rela merogoh kocek lebih dalam untuk menebus Helm import tersebut.

Helm tersebut oleh sebagian bikers telah dimiliki lebih dahulu, jauh sebelum kebijakan Helm ber-SNI ini muncul… Lalu apakah pemerintah selaku pemangku kepentingan ikut bertanggung jawab dengan menyediakan program “Penukaran Helm non-SNI secara Gratis…!!!” atau Peraturan ini tidak berlaku surut…!!! Artinya peraturan ini dapat diterapkan untuk pembelian Helm setelah tgl 1 April 2010 saja…! Sedangkan Helm non-SNI yang terlanjur di-beli sebelum tgl 1 April 2010 dianggap tidak melanggar. Nah, kalo ini yang diterapkan… yang bingung para penegak hukum dilapangan dong… Gimana caranya Pak Polisi mengetahui & memastikan setiap helm pengendara motor yang sedang melaju kencang, masa’ sih semua pengendara motor dijalan di-Stop terus ditanya satu-persatu apa Helm-nya dibeli sebelum/sesudah tgl 1 April 2010, Hehehe…

Dear brothers and sist, Sertifikasi helm ber-SNI adalah hal mutlak yang HARUS ADA, karena dengan hal tersebut unsur safety serta kualitas produk pastinya lebih terjaga. Namun minim-nya sosialisasi membuat peraturan yang baik ini dikhawatirkan direspon secara negatif oleh masyarakat kita… Ditengah-tengah rendahnya sikap mental (Attitude) sebagian pengendara roda dua di-tanah air (lihat arsip terdahulu: ber-Helm cetok, dll); Kebijakan Helm ber-SNI ini ibarat memaksa “si-Pincang untuk ber-Lari…!!!”

So, sebagai warga negara yang baik tentunya kita akan taat terhadap peraturan yang berlaku, namun sebagai pemerintah yang baik sudah seharusnya untuk bersikap BIJAKSANA dalam menerapkan aturan yang benar-benar baru ini. Semoga…!!!

Beberapa link terkait topik:

Nah, Dear brothers and sist… Tidak ada salahnya-kan jika mengikuti Pooling berikut, thanks atas partisipasinya…

19 thoughts on “[Jelang 1 April 2010] Pilih Helm ber-SNELL, DOT atau SNI…???

  1. setuju sama yg diatas.

    kalopun ada penukaran helm gratis, aga konyol kan kalo helm “jutaan”, yang notabene jadi standard balap internasional, dituker sama helm “ratusan ribu” SNI.

    ga semua orang yang pake helm “jutaan” tsb orang2 kelebihan duit, mereka yg bela2in nabung buat beli helm mahal dengan standard internasional karena sadar akan pentingnya pelindung kepala juga banyak.

    gw ga nolak standarisasi SNI. semoga aja pemerintah bisa cukup bijak dalam hal ini.

  2. yang SNI punya . . . satu gratisan dari acara yamaha plus tanda tangan Lorenzo .. . satu lagi beli gardio fulfes
    yang gak ada SNI nya . .. xixixiix lebih banyak😛

  3. Ada baiknya helm ber-SNI dan bersertifikasi Internasional (DOT, SNELL, dll) disejajarkan posisinya ‘dimata hukum’ artinya : ASALKAN BER-LABEL SNI/SNELL/DOT DILEGALKAN DAN JANGAN DITILANG. Jika perlu yang selain SNI mendapat kemudahan dengan mendapatkan SURAT KETERANGAN LEGAL dari Kepolisian.
    Gimana kalo nanti malah marak helm ber-SNI palsu dan mengabaikan standard keselamatan?

    • setuju tuh.
      untuk helm2 mahal yang lulus SNI, dilengkapi sertifikat aja
      jadi pas ada razia tinggal tunjukin tuh surat.

  4. Wah kalau disejajarkan SNI/SNELL/DOT rugi dong ane, ane udah keluar banyak nih supaya helem yang ane produksi bisa dikasih SNI timbul.

    Pemeriksaan selain SNI yang timbul dengan diraba, untuk helem yang dibeli jika tidak ada kwitansi pembelian sebelum 1 April maka, akan dicek dari aromanya, kalau memenuhi standar bau yang ditetapkan maka lolos dan tidak ditilang.😀

    http://bengkelsepedamotor.wordpress.com/2010/03/19/sni-cuma-buat-helem/

    Salam,
    bengkelsepedamotor

  5. gak adil kalau yang standar safetynya lebih tinggi dari SNI juga kena standarisasi SNI yang justru dibawahnya . . .
    helm hadiah ultah koboi kena juga neh. . . . belum emboss

    keep brotherhood,

    salam,

  6. untung dah punya helm standart emboss sni walaupun cuma helm standart yamaha si api biru *tukang gas elpiji mode xixixi…:mrgreen:

  7. belum ada himbauan berupa spanduk , selebaran, iklan dan sebagainya mengenai helm ber-SNI
    orang awam tidak tahu sama sekali, bahkan orang kantoran yang pegang internet, tapi tidak buka2 blog motor juga saya tanya tidak tahu sama sekali

    jangan2 petugas pun belum tahu

  8. saya setuju dengan pemberlakuan helm berstandar ini,,karna menurut saya aman untuk berkendara and telah diakui oleh negara,,,,,,

    pokonya untuk para bikers selalu pake helm standar kmn pun anda pergi,,,,,

  9. iya nih…sedikit membingungkan…
    kalo dah punya helm yang ga ber sni..tapi snell dan dot..
    trus gimana????????
    HUAAAAA….rugi bandar nih..helm mahal…

    • Info terakhir, peraturan bahwa helm harus ber-SNI ini tidak berlaku surut sehingga bagi para biker yang sudah memiliki helm yang safety baik dengan standard DOT, SNELL tetap dapat dipakai, asalkan jangan pakai helm cetok bro… :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s