Review

Mana OLI Mesin yang cocok…!!!

(Ket: Re-post nih…)

Pelumas adalah bahan penting bagi kendaraan bermotor. Memilih dan menggunakan pelumas yang baik dan benar untuk kendaraan bermotor anda, merupakan langkah tepat untuk merawat mesin dan peralatan kendaraan agar tidak cepat rusak dan mencegah pemborosan.

Umum beranggapan bahwa fungsi utama oli hanyalah sebagai pelumas mesin. Padahal oli memiliki fungsi lain yang tak kalah penting, yakni antara lain sebagai; Pendingin, Pelindung dari Karat, Pembersih dan Penutup Celah pada Dinding Mesin.

Semua Fungsi tersebut adalah sangat erat berkaitan; sebagai Pelumas, Oli akan membuat gesekan antar komponen di dalam mesin bergerak lebih halus, sehingga memudahkan mesin untuk mencapai suhu kerja yang ideal. Selain itu Oli juga bertindak sebagai fluida yang memindahkan panas ruang bakar yang mencapai 1000-1600 derajat Celcius ke bagian lain mesin yang lebih dingin.Dengan tingkat kekentalan yang disesuaikan dengan kapasitas volume maupun kebutuhan mesin. Maka semakin kental oli, tingkat kebocoran akan semakin kecil, namun disisi lain mengakibatkan bertambahnya beban kerja bagi pompa oli.

Oleh sebab itu, peruntukkan bagi mesin kendaraan Baru (dan/atau relatif Baru berumur dibawah 3 tahun) direkomendasikan untuk menggunakan oli dengan tingkat kekentalan minimum SAE10W. Sebab seluruh komponen mesin baru dengan teknologi terakhir) memiliki lubang atau celah dinding yang sangat kecil, sehingga akan sulit dimasuki oleh oli yang memiliki kekentalan tinggi.

Selain itu kandungan aditif dalam oli, akan membuat lapisan film pada dinding silinder guna melindungi mesin pada saat start. Sekaligus mencegah timbulnya karat, sekalipun kendaraan tidak dipergunakan dalam waktu yang lama. Disamping itu pula kandungan aditif deterjen dalam pelumas berfungsi sebagai pelarut kotoran hasil sisa pembakaran agar terbuang saat pergantian oli.

Spesifikasi OLI

Semakin banyaknya pilihan oli saat ini, tidak semestinya membuat bingung. Ada beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan Acuan; antara lain, kenali karakter kendaraan anda, misalkan : Spesifikasi mesin serta lingkungan dimana mayoritas anda berkendara (suhu, kelembaban udara, debu, dll.)

Tingkat kekentalan oli yang juga disebut “VISCOSITY-GRADE” adalah ukuran kekentalan dan kemampuan pelumas untuk mengalir pada temperatur tertentu menjadi prioritas terpenting dalam memilih Oli. Kode pengenal Oli adalah berupa huruf SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya, menunjukkan tingkat kekentalan oli tersebut. SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka yang mengikuti Kode oli menandakan semakin kentalnya oli tersebut. Sedangkan huruf W yang terdapat dibelakang angka awal, merupakan singkatan dari Winter. SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 10 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas.

Dengan kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start pada kondisi ekstrim sekalipun. Sementara itu dalam kondisi panas normal, idealnya oli akan bekerja pada kisaran angka kekentalan 40-50 menurut standar SAE.

Mutu dari oli sendiri ditunjukkan oleh kode API (American Petroleum Institute) dengan diikuti oleh tingkatan huruf dibelakangnya. API: SL, Kode S (Spark) menandakan pelumas mesin untuk bensin. Kode huruf kedua mununjukkan nilai mutu oli, semakin mendekati huruf ‘Z’ mutu oli semakin baik dalam melapisi komponen dengan lapisan film dan semakin sesuai dengan kebutuhan mesin modern.

  • SF/SG/SH – untuk jenis mesin kendaraan produksi (1980-1996)
  • SJ – untuk jenis mesin kendaraan produksi (1996 – 2001)
  • SL – untuk jenis mesin kendaraan produksi (2001 – 2004)

Perhatikan peruntukan pelumas, apakah digunaan untuk pelumas mesin bensin, atau diesel (2 tak atau 4 tak), peralatan industri, dan sebagainya.

Untuk memilih kualitas pelumas yang cocok, kita dapat mengacu pada API Service (American Petroleum Institute), JASO (Japan Automotive Standard Association), ACEA (Association Des Constructeurs Europeens d’ Automobiles), DIN (Deutsche Industrie Norm), dan lain-lain yaitu acuan untuk kerja (performance) pelumas berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh lembagaindependen industri pelumas international.

Semua oli baik mineral maupun synthetic sama-sama ada standar APInya. Oli mineral biasanya dibuat dari hasil penyulingan sedangkan oli synthetic dari hasil campuran kimia. Bahan oli synthectic biasanya PAO (PolyAlphaOlefin). Jadi oli Mineral API SL kualitasnya tidak sama dengan oli Synthetic API SL. Oli synthetic biasanya disarankan untuk mesin-mesin berteknologi terbaru (turbo, supercharger, dohc, dsbnya) juga yang membutuhkan pelumasan yang lebih baik (racing) dimana celah antar part/logam lebih kecil/sempit/presisi dimana hanya oli synthetic yang bisa melapisi dan mengalir sempurna. Oli synthetic tidak disarankan untuk mesin yang berteknologi lama dimana celah antar part biasanya sangat besar/renggang sehingga bila menggunakan oli synthetic biasanya menjadi lebih boros karena oli ikut masuk keruang pembakaran dan ikut terbakar sehingga oli cepat habis dan knalpot agak ngebul.

Berikut beberapa keunggulan oli synthetic dibandingkan oli mineral :

  • Lebih stabil pada temperatur tinggi.
  • Mengontrol/Mencegah terjadinya endapan karbon pada mesin.
  • Sirkulasi lebih lancar pada waktu start pagi hari/cuaca dingin.
  • Melumasi dan melapisi metal lebih baik dan mencegah terjadi gesekan antar logam yang berakibat kerusakan mesin.
  • Tahan terhadapan perubahan/oksidasi sehingga lebih tahan lama sehingga lebih ekonomis dan efisien.
  • Mengurangi terjadinya gesekan, meningkatkan tenaga dan mesin lebih dingin.
  • Mengandung detergen yang lebih baik untuk membersihkan mesin dari kerak. Jadi untuk mesin yang diproduksi tahun 2001 keatas disarankan sudah menggunakan oli yang bertipe synthetic baik semi synthetic (campuran dengan mineral oil) atau fully-synthetic.

Catatan: Kalau untuk pemakaian sehari-hari cukup yang semi synthetic. Oli untuk motor sampai saat ini belum dapat informasinya yang sudah API SL. Oli motor synthetic hampir semuanya baru SJ, kalo mineral mungkin baru SG/SH.

Beberapa sample OLI di pasaran, antara lain:

Mineral Oil :

  • Sprinta 2000 : SAE 20W-50, API SG.
  • Evalube 4T : SAE 20W-50, API SF.
  • Mesran Super : SAE 20W-50, API SG.
  • Enduro 4T : SAE 20W-50, API SG.
  • Penzoil Motorcycle 4T : SAE 20W-50, API SF.

Oli yang bagus (biasanya synthetic) mampu memberikan lapisan film tipis yang pada komponen metal yang bergerak yang mana berguna untuk mengurangi gesekan komponen metal sehingga suara mesin jadi lebih halus dan tarikan lebih mantap. Pada intinya milih oli hampir sama dengan milih bini (cocok-cocokan) tapi ada garis besarnya yang bisa di-ikuti :

  • Disarankan jangan menggunakan oli untuk mobil ke motor anda sebab ada bahan di-oli mobil yang harus dikurangi bahkan dihilangkan tetapi di motor harus agak banyak untuk meredam gesekan karena putaran mesin motor lebih tinggi dan lebih berat kerjanya.
  • Motor tahun 2001 keatas disarankan menggunakan Oli API SG keatas misal API SH/SJ atau SL. SAE bisa 20w50 atau 10w40. Usahakan yang Semi Sintetik karena lebih licin sehingga bisa masuk kecelah-celah metal mesin yang sempit dan tahan oksidasi sehingga kualitas oli tidak gampang rusak dan mesin jadi lebih bersih dan tentunya tarikan jadi lebih mantap.

Disarankan juga untuk menggunakan Pelumas yang memiliki dan mencantumkan Nomor Pelumas Terdaftar Untuk melindungi kepentingan masyarakat atas mutu pelumas yang beredar di dalam negeri pelumas sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1693.K/34/MEM/2001 tanggal 22 Juni 2002. Pelumas yang memiliki NPT adalah pelumas yang telah memenuhi persyaratan administratif dan teknis serta lulus uji laboraturium terakreditasi yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal MIGAS. NPT dapat diidentifikasikan dengan 12 digit huruf dan angka Contoh : DEPTAMBEN RI NPT: AB25E4110199 atau DESDM RI NPT : AC66E1054104.

Mitos Tentang OLI

Minimnya pengetahuan tentang perkembangan teknologi pelumas, menyebabkan timbulnya banyak mitos di masyarakat. Sebagai contoh, saat mengganti oli mesin … oli bekas berwarna hitam … sering dianggap oli berkualitas buruk.

Padahal justru sebaliknya, perubahan warna oli menandakan bahwa oli telah bekerja dengan baik sebagai pelarut kotoran. Selanjutnya kotoran akan terbawa keluar pada saat pergantian oli dilakukan, karenanya dinding mesin akan terbebas dari kerak.

Dilain pihak, apabila perubahan warna tersebut terjadi dalam kurun waktu yang sangat dekat (terhitung sejak saat pergantian pertama), itu
Menandakan kemungkinan adanya kerusakan komponen didalam mesin sehingga oli cepat teroksidasi.

Kita jangan bingung-bingung, pake aja oli yang bagus (mungkin harus 2-4 kali coba baru dapet, kayak pacaran aja kalau cocok jadi bini). Kalau dilihat dibuku petunjuk motor hampir tidak disebutkan merk oli dan yang disebutkan hanya API SG 20w50 atau yang lebih baik. Jadi kalau anda pakai oli yang lebih baik kenapa takut garansi batal? Coba tanya ke staff mekanik hal ini, apa jawaban mereka? Untuk mencoba oli baru bisa ikuti prosedur berikut :

  • Sebelum ganti oli, coba bersihkan saluran bahan bakar dan kerak yang mungkin ada di mesin. Tidak usah bingung, bisa pakai carburator cleaner yang dituang ke tangki misal merk STP. Lakukan tiga hari sebelum ganti oli dan motor dipakai seperti biasa dan kalau bisa kecepatan agak tinggi, ini untuk membersihkan saluran bahan bakar dan endapan karbon.
  • Ganti oli dengan oli baru yang sesuai (jangan lupa ada JASO MA) termasuk filter olinya. Lakukan penggantian oli pada kondisi mesin panas agar oli lama keluar semua.
  • Coba deh pakai selama seminggu ada perubahan yang enak gak? kalau nggak berarti olinya tidak cocok. Perubahannya : Suara mesin jadi lebih halus, tarikan lebih ringan, tenaga lebih mantap.

Oli merk apapun kalau sudah mendapat sertifikasi API (SG/SH/SJ/SL) dan
JASO MA berarti oli itu sudah memenuhi standar baku yang cukup bagus dan memenuhi semua unsur yang diperlukan oleh mesin. Masalahnya banyak oli di Indonesia tidak ada ada sertifikasi tersebut. Coba lihat kemasan oli anda, kalau tidak ada sertifikasi tersebut apakah anda rela mesin anda menderita sengsara dan akhirnya turun mesin bahkan ganti mesin?

Berikut contoh Jenis-jenis Oli yang umum dipakai dan peredarannya mudah didapat di bengkel-bengkel resmi penyalur oli:

Oli Repsol:

  • Repsol Moto Racing 4T 10W50 Semi Synthetic Oil; Sertifikasi: API SJ; JASO MA.
  • Repsol Moto 4T 15W50 Mineral Oil.
  • Repsol Moto Sintético 4T 10W40 Semi Synthetic Oil Sertifikasi: API SG; JASO MA; Honda Specs.

Oli Shell 4T:

  • Shell Advance S4 SAE 10W-40, 15W-40, 20W-40, 20W-50, SAE 40 Mineral oil, Sertifikasi: API SF; belum JASO MA menurut Shell Singapore <http://www.shell.com/home/Framework…4_10171158.html&gt;)
  • API SL; JASO MA menurut Shell USA (<http://www.shell.com/home/Framework…4t_ga_2101.html&gt;)
  • Shell Advance SX4 SAE 10W-40, 15W-40, 15W-50 20W-50 Mineral oil.
  • Shell Advance VSX4 SAE 10W-40, 15W-50, 20W-40 Semi Synthetic oil. Sertifikasi: API SL – JASO MA.
  • Shell Advance Ultra 4 SAE 10W-40, 15W-50 Synthetic oil, Sertifikasi: API SG menurut Shell Singapore; API SL – JASO MA menurut Shell USA.

Rasanya untuk produk oli import musti cek kemasannya sebab walaupun
kemasannya sama tapi sertifikasi beda. Jadi yang disana beli 35.000 kok
disini murah cuman 25.000 ternyata beda sertifikasi. Waspadalah…!

Oli Top-1 :

  • SMO-MC SAE 20W-50 Semi Synthetic, Sertifikasi: API..??
  • EVOLUTION SAE 15W-50 Synthetic, ertifikasi: API SL

Oli Esso ada 4 tipe :

  • Esso 4T 20W-40, 20W-50 (recommended for engine <50cc) Mineral Oil, Sertifikasi: API SF – JASO MA.
  • Esso 4T Power 10W-40, 15W-40, 15W-50, 20W-50 Mineral Oil, sertifikasi: API SG – JASO MA.
  • Esso 4T Pace 10W-40 Semi Synthetic Oil, Setifikasi: API SJ – JASO MA.
  • Esso 4T Gold 10W-40, 15W-50 and 20W-50 Synthetic Oil, Setifikasi: API SJ, SH (15W-50) – JASO MA

Caltex:

  • Caltex Revtex Fully Synthetic 4T SAE 10W40,
  • Caltex Revtex Semi-Synthetic 4T SAE 20W50,
  • Caltex Revtex Super 4T SAE 10W40, 20W40, 20W50, Sertifikasi: API SG, JASO MA.
  • Caltex Revtex Plus 4T SAE 25W-40,
  • Caltex Revtex 4T SAE 40,
  • Sertifikasi: API SF, JASO MA.

Mobil 1:

  • Mobil Super 4T SAE 15W-50, Seritifikasi: API SG, JASO MA.
  • Mobil Extra 4T SAE 10W-40.
  • Mobil Racing 4T SAE 15W-50, Sertifikasi: API SJ, JASO MA.

OLI AGIP :

  • AGIP Super 4T MINERAL 15W-50
  • AGIP TEC 4T SEMI-SINT. 15W-50
  • AGIP Racing 4T SINT. 20W-50, Sertifikasi: API SJ

OLI MOTUL :

  • MOTUL 3000 4T MINERAL 20W-50.
  • MOTUL 5100 Ester SEMI-SINT. 15W-50.
  • MOTUL 300V competition SINT. 15W-50, Sertifikasi: API SG – JASO MA.

Ternyata oli mineral gak cocok untuk motor baru, so yang pakai repsol moto 15W50 siap2 ganti aja Jangan Keliru Memilih Oli Mesin MINYAK pelumas atau oli tidak akan terpisahkan dengan mesin kendaraan bermotor. Tanpa oli, mesin rontok. Bila oli berkurang, komponen akan cepat aus akibat gesekan antara kedua permukaan komponen. Karena itu, kelangsungan hidup mesin amat dipengaruhi oleh oli. Makin besar kerja mesin, makin penting peran oli.

Hal serupa juga terjadi pada sepeda motor, terutama di kota-kota besar, di mana lalu-lintas cenderung macet, ruwet, dan suhu kian panas. Mengingat penting dan peranannya, oli menjadi ladang bisnis menggiurkan paling tidak tiap 2.000 km sampai 5.000 km– oli harus diganti. Berbagai merek dan jenis oli pun bermunculan di pasaran. Mulai dari oli biasa (konvensional) yang disebut pelumas mineral, sampai oli sintetis dan semi sintetis. Perbedaan ketiga jenis oli ini, bisa dilihat dari komponen dan unsur di dalamnya. Pelumas konvensional, umumnya terdiri atas 90% minyak dasar (crude oil), hasil penyulingan minyak bumi, ditambah 10% campuran bahan kimia aditif guna meningkatkan kinerjanya. Bahan kimia yang dipakai sebagai campuran biasanya detergen pembersih), antioksidasi dan Index Viscosity Imorover (campuran peningkat kekentalan). Penggabungan unsur-unsur itu membentuk oli yang mampu melumasi mesin. Pelumas sintetis, sebagian besar atau seluruhnya terdiri atas bahan-bahan aditif. Jumlahnya menentukan jenis oli sintetisnya. Oli sintetis penuh (full synthetic oil) mengandung 100% bahan aditif, yaitu minyak dasar bahan kimia yang bukan dihasilkan dari penyulingan minyak bumi.

Sedangkan oli semi sintetis pelumas yang dibuat dengan menggunakan minyak dasar bahan kimia dicampur minyak mineral. Mengingat proses pengolahannya tidak lagi mengandalkan minyak dasar, bahan kimia yang banyak diaplikasi sebagai pengganti antara lain ester asam berbasa dua, ester organo fosfat, ester-silikat, glicol-polialkilena, silikon, klorida sert fluor hidrokarbon.

Mengingat bahannya masih alami, oli mineral amat cocok untuk motor motor lawas, seperti Honda C-70, Honda C-90Z, Supercup, Astrea 800, Yamaha V-75, Suzuki Crystal, Binter Mercy, dan sebagainya. Kelebihannya, oli tak mudah menguap saat mesin ada pada temperatur ideal, sehingga jeroan yang sudah aus tidak bertambah parah. Untuk mesin motor baru seperti Honda Supra, Karisma,Astrea Impressa, Yamaha F1-Z, RX-King, RX-Z, Kawak Ninja, Yamaha Vega, Yupiter, Kawak Kaze, Suzuki Shogun, dan sebagainya, bisa memakai oli semi-sintetis. Perpaduan unsur mineral dan kimia, mampu menjaga kondisi mesin tetap prima, tanpa meninggalkan kemampuan untuk melindungi komponen dalam mesin. Sedangkan oli full synthetic sangat cocok dipakai pada motor balap yang mesinnya terus menerus digeber pada putaran (rpm) tinggi. Oli ini mampu melumasi seluruh bagian mesin sampai di sela-sela kecil sekalipun. Tingkat kekentalannya pun stabil meski dalam kondisi ekstrem, dan mampu menjaga mesin meski pada suhu tinggi. Klasifikasi oli sintetis tidak berbeda dengan oli biasa. Pelumas sintetis mempunyai jenis klasifikasi tingkat kekentalan tunggal (single grade), misalnya SAE 20, SAE 40 dan SAE 50. Ada juga jenis klasifikasi tingkat kekentalan jamak (multigrade) antara lain SAE 15W-50 atau SAE 20W-50. Bahkan, pada aplikasi motor balap atau mesin berteknologi mutakhir, tingkat kekentalannya sering dibuat sangat ekstrem, misalnya SAE 5W-50, SAE 10W-60. Mengingat oli sintetis memiliki banyak keunggulan dan proses pembuatannya lebih rumit dibanding oli biasa, harganya pun relatif mahal. Nah, untuk memilih oli yang pas, sesuaikan dengan kebutuhan mesin motor Anda.

Semoga bermanfaat..!

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

108 thoughts on “Mana OLI Mesin yang cocok…!!!

    • Bro ucuy, berikut saya copas dari artikel terdahulu yang pernah dimuat oleh rekan KoBOI. monggo disimak…

      Oli pelumas mesin skutik identik dengan oli pelumas pada mobil, karena menganut Dry Clutch. Oli motor manual bebek dan sport jauh lubih rumit karena perlunya aditive anti slip kopling maupun anti wear atau friction pada gear box ratio.

      Khusus untuk motor skutik yang dipasarkan di Indonesia, khususnya kontruksi mesin motor Skutik merek Suzuki (Spin-Skywave-Skydrive) mungkin rada unik, karena kontruksi generator (dinamo) menganut sistem basah, oleh karena itu motor skutik merek Honda & Yamaha menggunakan pelumas dengan volume 0,8 liter, maka merek Suzuki dengan pelumas sebanyak 1 liter.

      Karakter RPM mesin Skutik dan non-Skutik hanya bisa dibedakan berdasarkan POWER BAND-nya. sebesar apapun modifikasi disektor mesin pada skutik, ‘Peak Horse Power’ dan ‘Torque’ pada skutik selalu diperoleh dibawah 8000RPM. Hal ini karena limiter pada motor skutik bukan pada sistem pengapiannya, tetapi justru pada mekanikal CVT.
      Pada mesin skutik semakin tinggi RPM-nya, maka akan semakin tinggi pula oil pressure (P) sehingga akan semakin tinggi temperatur. Hal yang menjadi catatan khsususnya pada oli mesin skutik yaitu leak rate, karena leak rate pada motor skutik cenderung lebih tinggi, dan parameter untuk mengukurnya adalah :
      – Warna element air filter pada skutik lebih cepat gelap / lembab dibanding bebek/sport.
      – Oil loss yang tinggi pada saat ganti oli.

      API service tertinggi oli yang dipasarkan untuk motor skutik di Indonesia adalah SL (Pertamina Enduro Matic), sedangkan Aditive Oli yang lazim ditambahkan pada oli pleumas skutik adalah Molydenum (MOS2), ini bisa kita lihat pada oliPertamina Enduro Matic dan Yamalube. Sedang oli merk lainnya masih di grade SG dan SJ.

      Sumber: Pertaminaracing.com dalam SL.com

  1. untuk oli motor gue udah pernah liat yg api SM, tapi gue lupa merknya tuh ,,oli nya full syinth.. tapi harganya lumayan mahal juga, untuk oli gue pake produk dalam negri aja,,selain harga lumayan murah, kualitasnya boleh diadu sama merk luar,,,

  2. ak pake BM1 utk supra125 tp blum ketemu SAE nya yg cocok kadang pake 10-40, 15-50. saat ini pake pake yg 15-50 perasaan lebih enteng, tapi kalo udah panas presnelingnya malah sering blethak-blethak, ga tau apa setelan kopling nya kali..??

  3. kok dalam sample, spesifikasi oli Pertamina gak diikutkan…padahal tuh oli produk kebanggaan dalam negeri lhu…orang luar aja dah mulai familiar ma produk q-ta, masa q-ta yg ngaku anak negeri lupa ma barang sendiri…tapi inget mereka (produk import) beli base oil-nya (bahan dasar oli) denger2 juga beli ma pertamina (bukan promosi lhu…) trus denger2 juga aditip yang dipake tuh belinya juga sama satu company…trus apa bedanya….
    Pikir ndiri…k-lo q tetep pake dalem negeri dong…peace🙂

  4. mas ardy..aku nih ga ngrti blas soal motor2n..oli atao apa kek tntang motor..mau nanya aja klo buat vixi yg cocok oli apa ya mas?..mksh

    • Mas Kombayana, menurut beberapa rekan pengguna Vixi, mereka pakai Oli Enduro Racing speknya API SL JASO MA2 SAE 10W40; tetapi untuk motor yang sering beraktifitas di perkotaan (sering macet) dan sering berboncengan, dianjurkan menggunakan SAE 20w50, walaupun tidak ada salahnya juga untuk mencoba oli dengan kekentalan yang lebih encer (SAE 15w40 atau SAE 10w40). Oli type tersebut lebih mampu bersirkulasi dengan lancar melalui celah sempit pada mesin serta mumpuni untuk perlakuan stop and go untuk menembus kemacetan… Ya, tapi harus lebih sering ganti oli bro…!!! Smg bermanfaat…

  5. Bro Ardy : thanks atas infonya, di motor Pl*s katanya Jaso MA bisa di pake ke skutik juga, klo JAso MB sih sudah jelas- lagi mo coba agip racing 4t 20w-50 fully sint atau enduro matic, cuma itu volumenya 0,8 L

  6. shogun 125 NR 2008 untuk pemakaian harian jarak tempuh 90km perhari dan dariah kemacetan yang cocok oli apa yah

    • pake shell advance ax5..di jamin enak….tarikan mantab dan spontan…enaklah bawaannya

  7. klo saya pakainya enduro 4t racing sae 10w40 utk pulsar 180 thn 2007,tarikan lebih enteng.utk penggantian periodik per 2000km apa msh aman? tapi apa ada efek negatifnya klo dipake buat harian?

  8. sy sdh pake BZ Oil di motor sy yg smash cw th 2005, emang enak bgt nih oli, mesin ngak begitu panas sy bw selama 50 km non-stop, lari enak, persneling lancar tp belum begitu tersohor seperti oli2 yg telah disebutkan diatas. Oli mesin ini oli full synthetic dengan API Service SL, JASO MA, dan SAE 10w40. Sy lagi mau coba pake di motor vixion, tp msh dpt oli gratisan….

  9. Bro2 sekalian, apa ada yg pengalaman dgn oli STP ? Saya biasa pake Valvoline SAE 20W50 API SJ Mineral Oil bwt Pulsar ane, oli cukup stabil & bikin mesin adem, gak gampang menguap, tapi perpindahan gigi terasa kurang halus.

    Kebetulan kemarin di Carrefour, ada oli STP utk motor, spek semi sintetis SAE 20W50 API SL, harga lumayan miring, trus ane beli & pengen nyoba. Kira2 ada yg bisa kasih komentar karakter oli ini ? Thx sebelumnya, regards.

  10. Sudah ada mas oli buat motor 4Tak yang API-SL… Oli ENEOS 20W-40SAE API-SL.. Harga sekitar 35ribu 0,8liter.

  11. bro , gw mao gnti oli nih, tpi gak tau oli yang cocok buat yamaha f1 tapi gw pkenya sering kebut-kebutan dan oli apa yg cocok utk menambah kecepatan f1 gw

  12. mas . . . sy mzh lom jls, low qt mw ganti oli tuangin carburator leneer’y brp cc/liter dan k’tangki bahan bakar atau mesin.? bisa d’perjelas lg kan mas,maklum baru mw bljr.🙂

  13. Olie anda… Pelumas juga kan….

    @gunawanspur

    Olie STP 4T 20W50 yang di jual di Carrefour SPG nya cantik cantik
    Beli dua botol dpt sekotak tissue mungkin lg promo
    Dipake ke Honda Karisma 125D Rakitan 2003…Mantap, kenceng larinya, entheng tarikanya, adem n alus suara mesinya.
    BBM pake Shell yang seliter 6600 perak makin wuz…wuz…irit Om

  14. Om mau tanya ni.

    Motor ane motor lawas 2T keluaran suzuki GS 110cc tahun 95 gk diubah masih asli spesifikasi pabrik als.gk di upgrade tapi mpe sekarang larinya gk kalah sama motor 4T keluaran 2010 yg sekelas.

    malah waktu ane coba mtor tmen 4T sekelas, serasa kurang responsif dibanding mtor ane. tapi emang si beda di bensin n ngebul.he🙂

    Oli mesin ane selama setahun ni ganti Powe1 jd lebih enak.

    ngaruh ke hal yg negativ ke mesin gk? krena kan tuh oli syntethic yg seharusnya gk dipake di motor lawas ane..

    mhn bimbingannya semoga ane berada dijalan yang lurus

  15. mas ardy, saya pakek motor karisma 125D th-2004. tu yang bermasalah di gir rantai, rantainya cpat habis dari pada girnya (gir msh keadaan bagus).. tu gmn cara ngatasi?

  16. saya pake motor new megapro tahun 2006 dan sejak pertengahan 2007 pada kilometer 25.000an saya pake oli duron keluaran petro canada dan sampe saat ini kilo meter saya menunjukan 85.000an dan saya belum pernah ganti oli.. adakah temen2 yang punya pengalaman sama seperti saya

  17. kalo motor karisma tahun 2006 ituh cocoknya oli apaan..???
    terus berapa liter..??soalnya kata bengkel-bengkel tu karisma kan gede mesinya,,jadi harus 1L…itu bener gak…????

  18. oli mineral g cocok bwt motor baru? ah g jg,… motor saya vega zr 2009, pertama pke yamalube silver, cepet panas, autom-starter pagi/dingin agk susah, g smpe 2000 suara berisik &ud mesti ganti oli baru, top speed g smpe 100km/jam, …kemudian pake enduro 4 t, hasilnya ; ngopling mulus, g cepet panas, top speed bs nyampe 100km/jam dalam trek 200 m, autom-starter dingin/pagi langsung respon, masuk 2000 km bagus2 aj (recommny mending mulai ganti oli baru),…

  19. Tooollloooooonnnngggggg…….

    oli motor yg pas untuk suzuki satria f 150 4T tahun 2008 ap y mas…..
    tolong jawabannya….

    kcepatan rata2 60-80km/jam jarak skitar 70km/hari

  20. mtor sy shogun kebo thn 97.saya bru ganti seher 6 blan lalu.oli yg cocok untuk mtor sy apa?tarikan mtor saya berat bgt..ky bw beban 200kg..padahal gir belakng ukuran 32..please Respons

    • @Imam: banyak faktor terkait dgn tarikan mas, ketepatan settingan antara bahan bakar dan udara salah satunya. Terkait dgn Oli, mending pake produk dalam negeri aja mas… Toh bukan untuk keperluan sirkuit kan? 😀

    • kita untung bangsa untung….enduro aj atau alternatif bisa coba shell advance ax5

  21. mau tnya ne mas ardy,motor q jarak tempuhnya lumayan jauh tiap harinya,trus brang bawanya jg bleh d bilang berat..jalan yg d laluinya juga naik turun gunung bleh d blang trek motor cross lah..q pake suzuki smash 2009..oli ap ya mas buat kondisi extreme?

    • @babeh : wow, sampeyan luar biasa juga yah… harusnya sampeyan tanya, motor yang pas apa ya? Hahaha…
      Oli itu tergantung durasi pemakaian mas, tapi kalo saya saran sih… Oli nasional juga bagus kok… “Cinta Produk dalam Negeri” 😀

  22. bro ardy numpang tanya..
    saya pengguna motor honda tiger th 96 selama ini saya pake oli enduro racing dan selama ni sih cocok2 aja..tp belakangan ini saya mau coba oli yg aga lebih kental dari yg skrg saya pake…mohon saran dan anjuran untuk oli yg cocok dipake honda Tiger ’96 apa selain yg saya yg saya pakai skrg..merk import pun ga mslah mas bro,,heheheheeee….
    thanks
    salam brotherhood.

  23. @Tolak Kalah :

    Waduh, kalo saya endorse merk nanti dikira agen pemasaran oli tertentu yah… hahaha… gini aja, kalo mesin tua biasanya memang butuh kekentalan lebih, dampaknya putaran mesin agak berat, kalo mau enteng cari yang tingkat kekentalannya rendah, tapi saya gak recomended yah…

    Lagi pula kalo motor itu asyiknya dipake jalan santai mas… Salam🙂

  24. bro saya punya honda s90z thn 73,
    oli yg cocok bwt dijadiin bini apa ya? trus takarannya berapa yg cocok…

    mohon pencerahannnya…

  25. klu oli saya sesuai dng bawaan motor OLI ‘Agip 4T super’ SAE 20W-50 API SG racing.ini yg dianjurkan oleh pabrikan motor saya.Dan hny oli merk inilah yg saya pakai terus’alhasil stelah motor genap satu tahun hny dng merk 1 oli sj(Agip 4T super’ tenaga dan kenyamanan mesin tetap slu sperti baru terus.

  26. Numpang, tanya mas brother,,,
    motor satria fu saya baru sekali cervice gratis pada km 400an,, terus sekarang motor saya km nya udah 1500, sedangkan waktunya service ke dua masih lama, saya pengen ganti oli, tapi apakah harus nunggu waktu service ke dua di bengkel resmi, atau kalo saya ganti sendiri itu masalah gak? saya gak mau motor saya sampe ngalamin telat ganti oli, terus pas service pertama saya tidak mendapatkan filter oli karena gak ada stok kata’y,, apa yang mesti saya lakukan,, mohon pencerahan,y,,, thank,,

    • padahal justru servis pertama itu poin paling penting adalah ganti oli dan filternya. biar serbuk2 logam hasil reyen bisa dibuang dan gak melukai mesin…

  27. saya ada rencana buat ganti oli mesin Honda Vario 125 dari MPX-2 ke Shell Advance AX7 SAE 10W-40. masalahnya oli bawaan matik ber SAE 10W-30. Apakah dpt mempengaruhi kinerja mesin/memperpendek usia mesin jika saya melakukan pergantian oli ini?? mohon jawabannya kpd masbro semua…
    Trims byk…

  28. Lam knal mas bro dan smuanya,sya pengguna kawasaki ninja 4tak 250cc,sy mo tnya,oli apa yg kiranya co2k buat mtor sya tsb?mtorny bkn buat harian smnggu 3x plg dipakenya,mksh atas pencerahannya

    • Coba pake Shell VSX4T 10w-40 aja bro isi 1000 ml th(40 ribuan), tp kalo ada budget lebih bagusan Shell Ultra cari di POM bensin Shell biar puas pilih2nya. soalnya sayang buat motor high-end

  29. Met kenal for all,
    saya saya pribadi lebih cocok pake Shell VSX SAE 10W-40. memang agak lebih mahal tapi specnya lumayan tinggi (semi syntetic), biasa beli di POM bensin Shell langsung lbh terjamin asli. awal2 susah bgt cari nh oli krn msh import dar Singapure. Dipake buat MX sama Ninja 250.
    Memang oli encer agak lebih terdengar suara mesin dibandingin oli kental, tapi untuk start pagi2 atau kondisi dingin ok bgt, dan oli lebih mudah terdistribusi ke part2 yang sempit (start awal ketika oli msh mengendap didasar).

    Dulu pernah pake merk T** O*E, krn msh lugu kemakan iklan oli para selebritis😛. emng mesin kedengaran lbh halus (soalnya kentel) tapi pas pagi2 awal start mesin ada suara kasar (ctak..ctak.. gt) pas mesin gak panas (oli mulai encer) baru dh suaranya ilang. kirain mesin yg bermasalah, tp udah ganti oli yg agak enceran gk pernah muncul kasus gt lg.

    • Gan, gue cari oli Shel VSX tdk ada di pasaran dan supermarket. yang ada palingan Tipe H, misal HX5, HX7 dll. Carinya dimana gan.

    • bro pakai oli apa yang bagus buat motor yamaha RX-king tapi guwe sering pake kebut-kebutan dan oli apa yang cocok utk menambah kecepatan RX-king guwe?

  30. mas motor saya pulsar 200cc th 2008 udah pernah turun mesin sampe ganti blok n piston segala trus akhirnya baru – baru ini mengalami hal yg sama akhirnya saya upgrade ke 220cc pake standar orinya pulsar 220cc, jadi setelah ditelaah rupanya pompa oli tidak bekerja secara optimal. motor saya dipakai harian untuk melibas kemacetan ibukota sehari kurang lebih 100km… menurut anda saya pake oli apa ya?karena saya baru ganti oli pake shell helix hx5 15w-50 baru seminggu kok olinya berkurang.. mohon sarannya… thanks…

  31. A person essentially lend a hand to make critically posts I might state.
    This is the first time I frequented your web page and up to now?

    I surprised with the research you made to create this particular publish extraordinary.
    Great activity!

  32. numpang nanya gan ane bru beli njmx 2013 udah hmpir 5 bulan nah ane pengen gnti oli dri standar’y YAMALUBE naksir sih sama SHELL HELIX AX7 kira”2 cocok ga yah…
    mksh gan-agan…

  33. Mau Oli Import Yang Bagus Gan ? Maaf sebelumnya ini cuman sekedar info dan promosi.

    Merk : TRUST
    Type : MIRACLE 831 – Series PTFE
    SYNTHETIC GASOLINE ENGINE OIL

    KETERANGAN PRODUK

    MIRACLE 831-Series adalah minyak pelumas mesin yang dirancan untuk mesin-mesin berbahan bakar bensin, mengandung zat tambahan (additive) teknologi tinggi yang dikembangkan untuk dapat memberi daya tahan penggunaan minyak pelumas, lebih lama.

    Produk istimewa ini sangat cocok digunakan pada segala jenis kendaraan, baik jenis sedan, jenis kendaraan niaga maupun generator pembangkit listrik.

    MIRACLE 831-Series sangat tahan panas dan dapat menanggung beban mekanik ekstrim.

    Disamping itu MIRACLE 831-Series dapat memberi hasil start mesin yang baik pada suhu rendah sehingga dapat mengurangi keausan metal (pada cold starting) hingga minimum.

    MIRACLE 831-SERIES OLEH INDUSTRI-INDUSTRI AUTOMOTIVE DIKEMBANGKAN UNTUK PEMAKAIAN RATA-RATA LEBIH DARI 10.000 KM.

    PEMAKAIAN TIPIKAL

    – MIRACLE 831-Series dianjurkan untuk digunakan pada semua kendaraan berbahan bakar bensin dan solar sejauh memenuhi persyaratan klasifikasi API Service SJ/CF (untuk 20W50), SH/CF (untuk SAE 40)

    – MIRACLE 831-Series dirancang khusus untuk melindungi kendaraan dari masalah pelumas, baik yang digunakan pada jalan raya mulus, maupun pada daerah yang bergelombang atau berbatuan (off-road).

    – MIRACLE 831-Series dapat digunakan pada mesin traktor pertanian.
    Memenuhi standar MIL-L-46152 B/C

    KEUNGGULAN & KEUNTUNGAN

    – Mengandung zat organik MOLYBDENUM untuk melindungi metal mesin.
    – Mempunyai index kekentalan tinggi dan sangat tahan terhadap panas maupun oksidasi.
    – Mengandung zat tambahan yang tahan beban berat dan tahan busa.
    – Dirancang secara ketat untuk membantu menghemat bahan bakar.

    Divisi pengembangan TRUST telah berhasil merancang jenis minyak pelumas untuk crankcase, gear box dan transmisi mesin-mesin yang berbahan bakar bensin yaitu : MIRACLE 831 PTFE, yang memenuhi persyaratan API Service SJ/CF (untuk 20W50), SH/CF (untuk SAE 40).

    KARAKTERISTIK TIPIKAL
    ASTM TEST & RESULT
    SAE Grade : 20W50
    Viscosity
    @ 40 Celcius, cSt : D-445 160.8
    @ 100 Celcius, cSt : D-445 17.94
    Viscosity Index : D-2270 150
    Gravity, API : D-1298 27.2
    Flash Point, COC, Farenheit (Celcius) : D-92 460 (238)
    Pour Point, COC, Farenheit (Celcius) : D-97 -6.8 (-21.5)
    T.B.N. MgKOH/g : D-2896 7.5
    Sulfated Ash, % wt : D-248 0.95
    Physical Color : Blue

    SAE Grade : 40
    Viscosity
    @ 40 Celcius, cSt : D-445 168
    @ 100 Celcius, cSt : D-445 18.1
    Viscosity Index : D-2270 151
    Gravity, API : D-1298 28.7
    Flash Point, COC, Farenheit (Celcius) : D-92 460 (238)
    Pour Point, COC, Farenheit (Celcius) : D-97 -6.8 (-21.5)
    T.B.N. MgKOH/g : D-2896 8
    Sulfated Ash, % wt : D-248 0.94
    Physical Color : Blue

    TRUST ~ Lubricant Research & Development
    180 West Poplar Avenue San Mateo, California 94402 U.S.A.
    1 – 6 – 1 – 1007, Kaigan Minato – Ku, Tokyo 105 JAPAN

    PT. INDOTERAS SUMATERA
    INDUSTRIAL MAINTENANCE PRODUCT SPECIALIST
    TOP OIL PRODUCT COMPANY
    Rudy/ Amin
    Hp. 081361041788
    Head Office : Jl. Perbaungan 2 Q Medan
    Telp. (061) 7368124, 7321910

  34. selama ane punya roda 2 dari suzuki(thunder125+skywave125),dan terakhir saat ini bajaj pulsar 22oF,ane selalu menggunakan produk CASTROL POWER1 RACING+CASTROL ACTIV

  35. salam,, ried masbro..
    rotom ane suziki skydrive, ane pake oli
    shell advance AX7 10W-40 semi synthetic

    di kemasan tertera
    Specification & Approvals:
    API SL, JASO MA 2

    tadinya ane pake pake SGO tapi karena kurang ma’nyoss terpakasa ane pindah haluan pertama pake yg helix tapi masih kurang tegang! malah terkesan berat dari mulai tarikan awal..

    ganti berikutnya baru ane coba” pake advance pas mu mudik kemaren wah nendang abis masbro!
    dari tarikan pertama udah terasa enteng n responsif banget. minim getaran terasa gak ada beban..
    yg ane rasain sampe fullspeed ni oli udah cukup baik dari temperatur juga oke.
    menurut penilaian masbrow gmna thu?

    (maaf bukan lagi promo negara penyokong tetap tidak sehati, tetapi slagi produk”nya tidak dibikin dengan setengah hati pasti ane hargai.)

    n maksih banget masbro buat infonya jadi nambah ilmu nhi.. izin kopas yow masbrow!!

  36. Pengalaman ane tuk old vixion 2009 pake pertamax+ dan oli enduro racing setelah oli gratis 2x waktu itu. Alhamdulillah mesin ga ada masalah ampe ane jual tahun 2013 lalu dgn harga yg lumayan tinggi pasaran 12jt ane jual 14,5jt padahal ane jualnya ke showroom mokas. Nah sekarang ane juga pake pertamax+ dan oli enduro racing tuk NVL ane mudah2an cocok juga. Sekedar catatan ane ganti oli secara periodik setiap 1500km.

    • Ijin respon sesama smash user.
      AX7 tarikan enteng banget, sayang mesin berisik plus susah naik gigi kalo mesin panas.
      Motul 5100 10/40 mesin agak adem dan halus waktu dingin, tapi tarikan berkurang dan setelah panas penyakitnya ternyata pada bae.
      Sekarang pake Castrol Power1. Tarikan ga segila AX7, tapi gigi nyangkut ga ada lagi.

    • Oli apa saja mas yg penting pake SAE 10w-30,jaso ma2 dan API SL, boleh semi synthetic maupun full synthetic. Biasakan liat2 spek olinya bukan merknya, merk bagus tapi pake yg kental jadinya jelek di mesin krn honda udah pake mesin yg presisi sejak 2009 shg cukup oli encer aja yg dah tak sebutin syarat sertifikasinya

    • oli terbaik pertama adalah
      – mottul oli ini sangat dianjurkan untuk motor bore up an, tapi sangat sayang jika dipake untuk motor standar yg dipakai sehari hari (harga kisaran 65rb – 200rb) bisa dilihat dari SAE untuk kebutuhan, kelebihan oli ini semi syntetic & syntetic serta sangat sempurna melumasi silinder, piston, klep, noken as dan memberikan performa terbaik untuk motor bore up yg tidak ditunjang dengan suku cadang bore up lainnya cocok untuk dipakai kebut kebutan setiap hari
      – pikoli gaenwa oli ini sangat baik untuk dipakai sehari hari sempurna dalam membersihkan mesin dan ringan dalam tarikan oli ini berbau wangi yg khas semenjak penggantian oli sampe kurang lebih 1 minggu
      – shell advance ax7 / ax 5
      – pertamina enduro
      – castrol

  37. Nah udh jelas kan API SL – untuk jenis mesin kendaraan produksi (2001 – 2004)

    Masalahnya Motor ane produksi tahun 2013 om, so ane pilih Oli API SN😀

    Motor ane Vario 125, Motor Matic mah Surganya Oli, pakai Oli Mobil Fully Synthetic API SN 5W-30,,, Mantep deh,,, memang agak mahal,,, tapi usia pakai oli jadi 8000 KM sampai 10.000 KM, sesuai lah dengan Teknologinya, maklum API SN.

  38. Gan mau tanya oli yg recomended buat karisma 2006 apa ya gan mohon pencerahan segera.dan takarannya olinya.sebelum nya pake oli mpx 1 yg 0.8

  39. mau nanya gan oli yang cocok buat motor supra x 110 cc supaya gak cepat panas dan tarikan nya enteng oli apa ya gan ? thanks

  40. Assalamualaikum… Salam kenal saudara sekalian. mohon ijin sharing. Motor saya honda sonic 150r 2015. Awalnya servis dikasih oli dari Dealer pake AHM oil MPX1. Oli tsb jika dipakai jalan jauh atau di daerah perkotaan yg macet, mesin jadi cepat panas biasanya kipas otomatis juga sering aktif. kaki juga terasa panas di sekitar area mesin. Tarikan mesin berat dan ketika oper gigi sering slip jika mesin panas. Saya ganti pakai Pertamina Enduro 4T sport fully Synthetic PAO Ester 5w30. beli di SPBU Pertamina di Kendari-Sultra harganya Rp.155.000,-/liter. Kesan yang didapatkan ketika memakai oli AHM tidak lagi dirasakan, Alhamdulilah… Untuk informasi Medan jalan di Kendari, Sulawesi Tenggara cukup berat, karena kondisi geografisnya pegunungan/bukit. Sepanjang pengetahuan saya produsen oli yang lain yang ada di indonesia juga pasti beli oli dari Pertamina.. kemudian dikemas oleh masing-masing produsen. Jadi sama saja antara oli asing dan pertamina. Mari kita mencintai produk anak bangsa sendiri yang tidak kalah dari merek asing.

  41. Motor gua yamaha mx king,gua pake oli yamalube 4T jalan luru digeber ampe mentok 146 tapi keadaan mesin tetap normal.

    • Bang ,oli STP 4T 20-50W itu bagus gk ya…??mungngkin ad yg mau bertestimoni tentang oli ini…

  42. Motor ane mx king msih baru,
    Jarak tempuh +- 90 kilo /hari boncengan pula,
    Oli yg cocok untuk motor ane ini apa ya gan tipe full syintetic apa semi,
    Mohon penyerahannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s