26
Okt
09

Siapa yang peduli keselamatan kalau bukan kita sendiri . . .

Well . . . Data kecelakaan di jalan raya bila kita perhatikan rasanya bisa membuat kita merinding. . . Data kepolisian menunjukan bahwa musim mudik tahun 2009 selama enam hari, sebanyak 184 orang meninggal akibat kecelakaan mudik Lebaran tahun ini. Kecelakaan paling banyak terjadi pada pengendara sepeda motor. Angka ini diprediksi lebih kecil dari tahun lalu yang selama 14 hari korban meninggal mencapai 633 orang.

Data dari kepolisian menunjukkan:

  1. Kecelakaan di Jalan Raya Selama Mudik Lebaran 2009 : 466 kasus
  2. Korban luka ringan : 431
  3. Korban luka berat : 219
  4. Korban tewas : 184

Banyak faktor yang menjadi penyebab kecelakaan terutama sepeda motor yang mempunyai resiko paling tinggi di jalan raya dibanding dengan mobil atau bus yang mempunyai safety relative lebih baik dari pada sepeda motor. Faktor yang paling dominan tersebut antara lain: kondisi fisik yang terlalu lelah.

Biasanya terjadi kalau turing jauh atau mudik kondisi motor yang kurang memenuhi syarat kelaikan untuk dipakai standar keselamatan ( safety ) bagi pengendara yang kurang memadai untuk kali ini kita akan coba untuk sedikit mengulas perangkat apa saja yang bisa mengurangi dampak dari sebuah kecelakaan terutama bagi para biker dan boncenger.

Coba kita lihat anatomi dan analisa tubuh kita yang rentan cedera ketika terjadi kecelakaan.

Safety Gear-1

Dari gambar diatas kiranya bisa dapat gambaran umum titik – titik rawan dan perlindunganya.

Kita Mulai dari Atas .

Safety Gear-2 -helmKepala, bila terjadi tabrakan maka bagian yang paling rawan terkena benturan adalah bagian kepala, hal ini dikarenakan gaya dorong yang tiba-tiba terhenti pada motor yang melaju kencang akan mengakibatkan baik biker ataupun boncengernya akan terlempar kedepan, dan dengan sendirinya bagian yang paling dulu kena benturan adalah kepala. Oleh karena itu bagi bro-bro biker pakailah helm yang sudah mendapatkan sertifikasi safety, seperti: SNI, DOT, SNELL.

Sekedar berbagi cerita aja nih… beberapa waktu lalu teman-teman komunitas bikers sudah diberikan kesempatan oleh salah satu produsen helm di Indonesia untuk melihat secara langsung proses pembuatan helm sampai dengan pengujian kekuatan helm dengan standarisasi SNI. Hasil report yang di share via milis menjelaskan bahwa proses pengukuran kualitas dengan SNI juga sangat bagus dan tidak kalah dengan standarisasi international. So, satu langkah maju bagi perkembangan keselamatan berkendara di Indonesia.

Bagian berikutnya yang tak kalah penting untuk kita lindungi adalah dada ,bahu dan perut  yang mana di bagian tubuh itulah terdapat organ vital seperti jantung, paru-paru, ginjal. Dsb.

Safety Gear-2 -body protect

Gambar disampaing adalah safety gear yang biasa disebut ‘Body Armor’ mungkin karena bentuknya yang mirip-mirip peralatan militer kali ya… Safety gear ini, emang cocok banget untuk dipake touring selain menambah keamanan, safety gear ini juga dapat menahan terpaan angin yang lama-kelamaan gak baik juga buat kesehatan paru-paru.

Selain model body armor juga sebenarnya bisa saja menggunakan bahan berjenis kulit atau denim untuk pemakaian sehari-hari. Sederhanya begini, semakin tebal safety gear yang kita pake semakin besar kemampuannya untuk menahan gesekan antara kulit kita dengan aspal jalanan. Tapi tentunya juga akan berdampak terhadap berkurangnya kenyamanan. So, the choice is yours….

Yang ketiga adalah dari siku hingga ujung jari tangan kita. Bagian tubuh kita inilah yang secara reflek gerakanya menjadi pelindung bagian kepala dan dada kita maka tak heran bila kita sering melihat para pembalap motor cedera bagian tangan terutama jari – jari tangan. Yo . . . ndak ada pilihan lain kita harus memakai sarung tangan standar safety juga . . .  atau minimal yang terbuat dari kulit lah…

Safety Gear-3Sarung tangan sangat penting untuk menjaga kondisi tangan kita tetap utuh, ya, coba dibayangin aja kalo tangan kita gak pake pelindung terus ‘keserempet’ spion or stang bikers lain, bisa langsung lecet and somplak-somplak deh…

Jadi, jangan anggap remeh perlengkapan keselamatan sekecil apapun, karena body-nya motor ya… Badan kita sendiri, beda sama mobil yang body-nya kaleng.

Dan bagian terakhir adalah dari lutut hingga ujung jari kaki kita, untuk sepatu usahakan yang ada baja pelindung di ujung sepatu .

Safety Gear-4Bagi yang sayang sama dengkul-nya… Ya, harus memperhatikan betul safety gear yang satu ini. Biasa disebut  sebagai ‘Knee Protector’ alat ini melindungi bagian dengkul kita sampai dengan tulang kering. Bagian yang paling sering terkena benturan jika terjadi kecelakaan.

Adanya alat ini, tentunya akan sangat berpengaruh terhadap keselamatan kaki kita. Buat saya, lebih baik keluar uang untuk beli ‘Knee Protector’ seharga 250 – 300 ribuan untuk jenis Fox di Otista, daripada kehilangan salah satu kaki atau bahkan kedua-duanya. Duuh, jangan sampe dech….

Terus jangan lupa,  kalo sudah pake knee protector harus tetap pakai sepatu yang direkomendasikan, jangan cuma pake sendal… Ya, jelas percuma dong…

Ayo, kita jaga diri kita, karena hanya kita sendiri yang peduli tentang diri kita… Bukan orang lain…

Oke brother semua . . .  memang keliatannya ribet banget ya . . .

Tapi kita harus ingat bahwa “keselamatan itu diusahakan dan bukan kebetulan “

Keep brotherhood,

Salam,

Sabdho IBBC:022

26
Sep
09

IBBC Mengucapkan Mohon Maaf Lahir & Batin

Saya pribadi dan Keluarga besar Indonesia Bajaj Bikers Community (IBBC) Mengucapkan Mohon Maaf Lahir Batin atas Segala Kesalahan…

Semoga interaksi kita kedepan jauh lebih positif, Amin…

kartu lebaran

Regards

Ardy


13
Sep
09

Apresiasi ATPM terhadap Blogger, Strategi Marketing Atau..???

KoBOI - 4Berawal dari informasi rekan sesama Blogger Bro Stephen Langitan via milis KoBOI (Komunitas Blogger Otomotif Indonesia) tentang Undangan Buka Puasa Bersama dengan jajaran direksi PT. AHM pada 11 September 2009 kemarin, pertemuan ini adalah yang kedua kalinya bagi KoBOI dengan AHM dan berlangsung di Restoran Jepang Sushi-Tei lantai tiga Plaza Senayan.

Menurut gue pertemuan ini tentunya menjadi kesempatan baik bagi ‘KoBOI’ untuk mengkonfirmasi berbagai hal, karena dari pertemuan inilah segala kegelisahan dan kegundahan kita sebagai konsumen dapat langsung terklarifikasi oleh AHM. Namun pertemuan seperti ini juga ‘rawan’ dicurigai oleh penghuni dunia maya lainnya, selain mengusik independensi Blogger, pertemuan ini pastinya akan menghadirkan ikatan emosional yang kuat antara Blogger dengan jajaran direksi AHM, situasi seperti itu dikemudian hari sangat memungkinkan untuk memunculkan sikap ‘tidak-enak hati’ untuk mengkritisi secara langsung dan keras, suatu hal yang gue yakin sangat dipahami oleh jajaran direksi AHM.

KoBOI - 1Sedangkan dari sisi AHM langkah ini adalah manuver ‘cantik’ untuk memainkan strategi marketing baru yang bisa jadi belum dilakukan oleh kompetitor atau kalaupun akan dilakukan sudah ‘keburu’ terlambat. Pendekatan terhadap Blogger adalah langkah ‘kuda’ yang bisa jadi menarik bahkan tak terduga namun berdampak signifikan bagi strategi marketing baru ATPM. Info dari depkominfo yang menyatakan bahwa pengguna internet di Indonesia sudah mencapai angka 30 juta orang adalah ceruk pasar tersendiri yang juga harus mendapatkan ’sentuhan’.

Terlebih pengguna internet hampir dipastikan kalangan terdidik dan sangat kritis terhadap produk, bahkan sudah menjadi rahasia umum bahwa konsumen type ini akan selalu melakukan pencarian informasi yang lebih dalam melalui blog-blog didunia maya sebelum memutuskan untuk membeli.

Suasana Diskusi

Kehangatan adalah hal yang paling bisa dirasakan dari acara buka puasa bersama KoBOI dengan jajaran direksi PT. AHM ini. Dari kalangan Blogger hadir sekitar 15 Blogger dari 20 yang direncanakan. Sedangkan dari jajaran direksi PT. AHM hadir pula Julius Aslan, Istiyani Susriyati, Kristanto,  Sigit Kumala, Agustinus Indraputra, Irwan Wibisono, dan personal petinggi AHM yang lainnya.

Acara diskusi secara efektif baru dilakukan setelah acara berbuka puasa dilakukan, banyak pertanyaan yang dilontarkan dari yang sedang-sedang saja sampai yang agak pedas… Biasalah sebagai market leader tentu AHM banyak mendapatkan sorotan, dari membludaknya angka produksi motor Honda yang banyak berkontribusi terhadap kemacetan dijalan-jalan ibu kota, sampai meningkatnya angka kecelakaan bagi pengendara roda dua, bahkan tentang kasus Bu Prita yang digugat balik ketika curhat via email juga sempat disinggung, namun semuanya itu dapat dijawab oleh jajaran direksi PT. AHM dengan sabar dan bijak, walaupun terkadang cenderung normatif… Hehehe…

KoBOI - 3

Namun secara keseluruhan langkah ATPM dalam hal ini PT. AHM untuk mendekati Blogger adalah langkah cantik bahkan cerdas yang membuktikan bahwa ceruk pasar penggiat dunia maya ini juga diperhitungkan dalam memberikan pengaruh terhadap keputusan konsumen untuk membeli sebuah produk. Tentu saja ada satu hal yang tetap harus dijaga oleh para Blogger yaitu keberpihakan terhadap konsumen harus tetap menjadi prioritas. Amin…

regards

Ardy

07
Sep
09

Yuk. . . Pilih BBM yang sesuai dengan kompresi mesin

kompresi1

Seperti manusia, mesin juga bisa melakukan protes bila layanan dan perlakuan yang diberikan pemiliknya tidak layak. Salah satu contoh yang sering terjadi adalah penggunaan jenis bahan bakar. Pada bahasan ini, dikhususkan untuk mesin bensin.

Kalau bahan bakar yang digunakan tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan, mesin juga bisa sakit perut. Kinerjanya tidak lancar dan nantinya bisa sakit-sakitan.  Kondisinya tentu saja lebih parah lagi bila kondisi bahan bakar tercemar!Contohnya adalah penggunaan bensin premium untuk mesin-mesin dengan perbandingan kompresi tinggi, yaitu di atas 9,5: 1. Padahal mesin-mesin sekarang, agar efisisien, perbandingan kompresi tinggi. Beberapa mobil yang dipasarkan di Indonesia malah ada yang mencapai 11: 1

Mesin dengan perbandingan kompresi tinggi tidak bisa bekerja dengan baik bila diberi premium. Kalaupun dipaksa – meski tetap bekerja –  kemampuannya menghasilkan tenaga tidak maksimal. Saat digeber, tidak bisa lari. Ini tandanya mesin protes!

Susah Disulut

Di tanah air, disediakan tiga jenis bensin yang dibedakan berdasarkan nilai oktan. Masing-masing: premium (88), Pertamax Biru (92) dan Pertamax Plus (95). Merek lain seperti Shell memberi label produknya dengan Super (92) dan Super Extra (95). Semakin tinggi oktan bensin, makin mahal harganya.

Faktor harga tersebutlah yang menyebabkan pengguna mobil lebih memilih premium. Apalagi bila harga diturunkan lagi. Perbedaan harga yang makin besar membuat pemilik mobil makin tergoda beralih ke premium. Pasalnya, mereka memperoleh keuntungan biaya operasional yang makin murah. Namun korbannya adalah mesin dan lingkungan.

kompresi2

Dengan nilai oktan lebih rendah, premium lebih sensitif atau mudah mengalami gejala yang disebut “menembak”. Bahasa kerennya, “auto-ignition” atau pembakaran terjadi dengan sendirinya. Padahal pembakaran harus dipicu oleh bunga api yang dipercikan oleh busi. Waktunya pun telah ditentukan (ignition timing).

Bilangan oktan adalah indikator bensin “tidak mudah terbakar dengan sendirinya”. Makin tinggi bilangan oktan, semakin tinggi kemampuannya melawan godaan untuk terbakar sendiri. Sebaliknya, makin rendah oktannya, gampang tersulut dan terbakar tanpa harus “dikompori” busi.

Efisiensi

Untuk sebuah mesin yang mampu bekerja dengan efisiensi tinggi, yang diperlukan bukan bahan bakar yang mudah terbakar pada suhu lebih rendah. Tetapi bahan bakar yang menghasilkan ledakan besar pada suhu lebih tinggi dan terjadi dalam waktu singkat alias spontan.

Efisiensi yang lebih tinggi hanya diperoleh dengan membuat perbandingan kompresi mesin juga tinggi. Untuk mesin bensin, paling tinggi dibatasi 12: 1. Namun yang umum digunakan saat ini, terutama setelah maraknya teknologi injeksi yang bekerja secara elektronik adalah 9,5 – 11 : 1.

Pada mesin-mesin lama yang masih menggunakan karburator, hubungan antara perbandingan kompresi dengan nilai oktan tidak bisa ditawar (lihat tabel). Sedangkan pada mesin dengan sistem injeksi berdasarkan penelitian masih bisa menggunakan nilai oktan yang lebih rendah berkisar 5-7 poin. Misalnya, perbandingan kompresi 10: 1, masih bisa menggunakan bensin 95 atau 92.

Disamping itu, mesin dengan sistem injeksi sudah dilengkapi dengan “knock sensor” atau sensor gejala menembak. Bila terjadi gejala menembak, komputer akan mengatur waktu pengapian secara otomatis. Komputer mengubah jadwal busi memicu api lebih cepat atau memajukannya. Kalau tidak ada gejala menembak, komputer akan mengembalikannnya ke kondisi semula.

Merusak Mesin

Gejala menembak atau auto-igniton sangat berbahaya bagi kesehatan mesin. Selain kemampuannya menghasilkan tenaga tidak maksimal, kemungkinan organ utama mesin mengalami kerusakan dini lebih besar. Kalau sudah begini, tentu saja daya tahan atau umur pakainya jadi pendek. Bahkan, kalau pun harus harus diperbaiki dan beberapa komponen ditransplantasi, biaya perawatannya  justru membengkak. Kemungkinan lain mogok!

Organ utama mesin yang sering kena sasaran tembak “auto ignition” adalah piston (puncaknya berlubang ) atau setangnya (bengkok). Karena getaran yang ditimbulkan besar, kerusakan lain yang bisa terjadi adalah keuasan pada dinding piston dan silinder.

kompresi3

Bensin di dalam mesin mengalami “auto ignition” karena terbakar bakar pada suhu lebih rendah. Saat piston memampatkan udara dan bahan bakar (bergerak menunju titik mati atas atau TMA) di dalam mesin, mengakibatkan suhu udara naik dan tinggi.  Suhu tinggi itulah yang menyebabkan bensin terbakar.

Kalau bahan bakar mudah terbakar pada suhu lebih rendah, dengan sendiri akan terbakar tanpa harus disulut oleh busi. Pembakaran seperti itu menimbulkan ledakan kuat dan tidak bisa dikontrol. Kondisi itulah yang merusak piston.

Di samping itu, karena ledakan terjadi sangat kuat, sebelum piston mencapai TMA sudah harus dipaksa kembali ke bawah atau titi mati bawah (TMA). Akibatnya, kerja mesin jadi tidak mulus atau “mbrebet”.

Lebih parah lagi, setelah bensin terbakar dengan sendirinya, busi juga membakar bahan bakar di sekitarnya. Timbul lagi ledakan! Keduanya saling bertabrakan. Daya rusaknya pun makin besar!Mesin Lama – Peluang terjadinya gejala menembak juga sangat besar pada mesin lama. Terutama bila ruang bakar sudah dipenuhi kerak atau arang. Kerak yang menumpuk di puncak piston dan kepala silinder, menyebabkan kompresi menjadi tinggi. Di samping itu, saat suhu tinggi, arang tersebut juga akan membara dan merupaka pemicu tambahan terjadi gejala menembak atau detonasi.

Kerak menumpuk di ruang bakar karena proses pembakaran berlangsung tidak sempurna. Di samping itu, bisa pula karena komponen mesin, seperti ring piston atau piston, sil katup aus. Akibatnya, oli masuk ke mesin dan lama-lama membentuk kerak. Kemungkinan lain, campuran terlalu kaya, busi kotor dan tidak memercikan api dengan optimal.

Sebagai informasi, semakin tinggi suatu tempat, kebutuhan terhadap oktan justru turun. Setiap perubahan ketinggian 300 meter, kebutuhan nilai oktan turun satu poin.

Bensin berkualitas di Amerika Serikat sekarang ini tidak hanya ditentukan berdasarkan pada nilai oktan. Unsur lainnya adalah kandungan deterjen. Bila kandungan deterjen melebihi takaran minimal yang telah ditentukan EPA (Environmental Protection Agency), bensin itu disebut Top Tier.

Tabel hubungan antara perbandingan kompresi dengan kebutuhan nilai oktan bensin.

Kompresi

Oktan

5 : 1

72

6 : 1

81

7 : 1

87

8 : 1

92

9 : 1

96

10 : 1

100

11 : 1

104

12 : 1

108

Ditulis oleh: Bro Sabdho #022 diolah dari Kompas




Arsip

Sekjend IBBC

Nama gue ARDY seorang bikers yang biasa-biasa saja. Gue berupaya semaksimal kemampuan untuk menjadi bikers yang selalu menegakkan kaidah-kaidah safety riding yang benar, santun dijalan, bersahabat dengan siapa saja, mengedepankan persaudaraan antar sesama & selalu berusaha untuk dekat dengan sang maha pencipta, karena hidup adalah ibadah.

 

November 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pooling Pendapat Anda tentang Motor Masuk Jalan TOL

Jarak Tempuh

  • 15,449 KM

Pesta Blogger 2009